Jakarta, IDN Times -Mabes Polri mengumumkan tiga tersangka kasus penyadapan Presiden Prabowo Subianto, pada Selasa (3/11/2026) malam. Salah satu tersangkanya adalah Kepala Staf Kepresidenan (KSP) sekaligus mantan Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Tersangka lainnya yakni, Kadiv Hukum Polri Irjen Pol Ahrie Sonta serta Irjen Eko Hadi Santoso selaku Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. 1 Sespim Lemdiklat Polri.
Suasana Istana Kepresidenan Jakarta malam ini, Prabowo masih berkegiatan. Siang harinya, memanggil menteri di bidang ekonomi untuk rapat terbatas (ratas).
Mereka yang dipanggil ke Istana ada Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri BUMN Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosal Roeslani, COO Danantara/Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan.
Prabowo juga memberikan taklimat kepada peserta didik Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3DMP) yang belajar di Universitas Republik Indonesia (URI).
Agenda taklimat itu berlangsung dari pukul 16.00 hingga 19.00 WIB. Sekitar pukul 19.00 WIB.
Sekitar pukul 19.57 WIB, Dony Oskaria kembali datang ke Istana Kepresidenan Jakarta. Dia melangkah masuk ke pintu Istana. Tak ada pernyataan yang disampaikan Dony.
Sementara itu, suasana di KSP juga nampak lengang, sunyi dan aktivitas kantor juga sudah selesai. Hanya ada petugas keamanan yang berjaga.
Di depan lobi KSP, ada boggie car. Di kacanya, tertulis Kantor Staf Presiden. Sejumlah lampu juga turut dimatikan di kantor KSP.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari Istana terkait kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Prabowo.