Komisi III DPR RI gelar fit and proper test terhadap Komisaris Jenderal Polisi, Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo, Kamis (1/10/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Selain reformasi internal, Habib Aboe menyoroti penanganan perkara narkotika dan kaitannya dengan kapasitas lembaga pemasyarakatan.
Menurutnya, pengalaman Suyudi saat memimpin BNN dapat menjadi modal untuk memperkuat koordinasi antara Polri dan BNN dalam menangani persoalan narkotika.
“Pengalaman beliau ketika memimpin BNN dalam menyoroti persoalan overcapacity lembaga pemasyarakatan yang didominasi oleh tahanan kasus narkoba merupakan pengalaman yang sangat penting. Saya yakin sinergi Polri dan BNN ke depan dapat semakin diperkuat,” kata Habib Aboe.
Ia mendorong adanya pembedaan penanganan antara jaringan pengedar atau bandar narkotika dan pengguna yang membutuhkan rehabilitasi.
“Kita perlu memastikan bahwa jaringan pengedar dan bandar narkoba mendapatkan penindakan hukum yang tegas, sementara pengguna yang memang membutuhkan rehabilitasi dapat memperoleh penanganan yang tepat. Saya yakin Kapolri baru mampu membangun formulasi kebijakan yang semakin sinergis bersama BNN untuk mewujudkan pendekatan tersebut,” tuturnya.