CEK FAKTA: Benarkah Ada Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram?

Otoritas keamanan Arab Saudi membantah kabar mengenai dugaan percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram.
Seorang pria memang ditangkap, tetapi disebut karena mengganggu orang yang melintas hingga memicu ketakutan dan kepanikan.
Kabar tersebut ramai di media sosial, sementara identitas dan tindakan terhadap pria itu belum dirinci.
Jakarta, IDN Times — Kabar mengenai dugaan percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram, Makkah, ramai beredar di media sosial. Namun, klaim tersebut telah dibantah otoritas keamanan Arab Saudi.
Otoritas Saudi mengonfirmasi memang ada seorang pria yang ditangkap di sekitar Masjidil Haram. Akan tetapi, penangkapan itu disebut bukan terkait percobaan bom bunuh diri.
Pria tersebut diamankan karena mengganggu orang yang melintas hingga menimbulkan ketakutan dan kepanikan. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di Masjidil Haram?
1. Saudi bantah ada percobaan bom

ilustrasi bendera Arab Saudi (unsplash.com/Akhilesh Sharma) Pihak berwenang Saudi secara khusus membantah informasi yang menyebut telah terjadi percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram.
“Pihak berwenang keamanan di ibu kota suci itu menangkap seseorang karena mengganggu orang yang lewat dan menyebarkan ketakutan serta kepanikan di antara mereka, dan dia langsung ditindak,” demikian pernyataan otoritas Saudi, dikutip Anadolu Agency, Jumat (2/10/2016).
Otoritas keamanan menegaskan, kabar yang beredar mengenai dugaan insiden tersebut tidak sesuai dengan fakta yang mereka sampaikan.
“Pihak berwenang keamanan menegaskan klaim yang beredar mengenai insiden tersebut tidak benar,” demikian pernyataan tersebut.
Meski telah memberikan klarifikasi, otoritas Saudi tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai identitas maupun tindakan yang dilakukan pria yang ditangkap tersebut.
2. Kabar bom sempat ramai di media sosial

ilustrasi bom freepik.com/standret) Sebelum klarifikasi resmi dikeluarkan, kabar mengenai dugaan percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram ramai beredar di media sosial. Sejumlah unggahan menyebut seorang pria yang diduga mengenakan rompi peledak mendekati Ka’bah sebelum kemudian diamankan oleh petugas keamanan.
Informasi tersebut kemudian memicu perhatian publik karena lokasi yang disebut dalam kabar berada di Masjidil Haram, salah satu tempat paling suci bagi umat Islam. Namun, hingga klarifikasi Saudi disampaikan, otoritas tidak memberikan informasi yang mendukung klaim adanya rompi peledak maupun percobaan bom bunuh diri seperti yang beredar di media sosial.
3. Pria ditangkap karena picu kepanikan

Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media) Otoritas Saudi hanya menyebut pria tersebut diamankan karena mengganggu orang-orang yang melintas dan menyebabkan ketakutan serta kepanikan. Petugas kemudian mengambil tindakan terhadap pria tersebut. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai motif maupun kondisi pria yang diamankan.
Masjidil Haram merupakan kompleks masjid yang mengelilingi Ka’bah di Makkah. Ka’bah merupakan bangunan berbentuk kubus yang menjadi kiblat umat Islam sekaligus salah satu tempat paling suci dalam agama Islam.
Karena itu, setiap informasi mengenai keamanan di kawasan tersebut dapat dengan cepat menarik perhatian, termasuk kabar mengenai dugaan ancaman bom yang kemudian dibantah oleh otoritas Arab Saudi.
Jadi, berdasarkan pernyataan otoritas Arab Saudi, tidak benar alias hoaks ada percobaan bom bunuh diri itu. Namun, tidak dijelaskan rinci alasan penangkapan pria itu.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















