Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengungkap anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk membiayai latihan dasar (latsar) militer dan manajerial koperasi. Berdasarkan informasi yang dimilikinya, Hasanuddin menyebut latsar militer untuk tiap peserta menyedot anggaran Rp30 juta. Sedangkan, durasi latihan dasar militer memakan waktu 30 hari.
Adapun anggaran untuk latihan manajerial per orang memakan biaya Rp15 juta. Sehingga total per orang dianggarkan Rp45 juta selama 45 hari.
Anggota parlemen dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu kemudian mengusulkan agar latsarmil dihapus dan difokuskan sepenuhnya pada peningkatan kompetensi manajerial. Dengan begitu, maka juga bisa menghemat anggaran.
"Berdasarkan kriteria pelatihan untuk 7 hari menghabiskan Rp5 juta per peserta. Maka, total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp45 juta per orang. Dari jumlah itu, sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer. Sedangkan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi," ungkap Hasanuddin di dalam keterangan, Senin (29/6/2026).
"Artinya, apabila latihan militer dihilangkan, negara dapat menghemat sekitar Rp30 juta atau sekitar dua pertiga dari total biaya pelatihan setiap peserta," imbuhnya.
