ilustrasi pitching (unsplash.com/Product School)
Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan penyelenggaraan Awarding Day Bumi Berseru Fest 2025 pada 25 April 2026. Pada tahap akhir ini, 47 semifinalis kembali mempresentasikan hasil implementasi program mereka di hadapan dewan juri. Dari proses tersebut, terpilih 17 inovator terbaik nasional yang dinilai berhasil menghadirkan solusi inovatif dengan dampak signifikan terhadap lingkungan.
Pada kategori Teknologi Hijau, penghargaan diberikan kepada Carbon Circle Community dan Satu Banten. Untuk kategori Aksi untuk Bumi, sub-kategori Air diraih oleh Hima Biologi, Blue Triangle Conservation, serta Kelompok Muda Pecinta Hutan Desa Hoder. Sementara sub-kategori Tanah dimenangkan oleh Komunitas Urban Farming Lebak, EkoSwara, dan HPAI Malang Raya.
Sementara itu, pada kategori Inovasi Eco-Produk, sub-kategori Daur Ulang dimenangkan oleh Tenun Ikat by Nay Collection, Underwater Crafting, dan Sekar Handycraft. Sub-kategori Gaya Hidup diraih oleh Hanenda.idn, Oentukmu.id, dan Noto Godhong, serta sub-kategori Material Inovatif dimenangkan oleh Binangan Jabu, Tano Puan, dan King Leaf Internasional.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk menciptakan dampak berkelanjutan.
“Telkom meyakini bahwa setiap inovasi harus memiliki model keberlanjutan yang kuat agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan pengurangan pencemaran lingkungan. Melalui program ini, kami tidak hanya mendorong lahirnya ide-ide kreatif, tetapi juga memastikan implementasinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hery.