Update Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, 135 Alami Luka-luka

- BNPB mencatat 53 orang meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, berdasarkan data hingga Minggu sore.
- Sebanyak 135 korban luka dirawat di fasilitas kesehatan setelah gempa, sementara BNPB menyatakan pendataan masih terus divalidasi dan bersifat dinamis.
- Kerusakan bangunan meliputi 154 rumah rusak berat, 49 rumah rusak sedang, serta 38 rumah rusak ringan akibat guncangan gempa.
Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kemarin, bertambah menjadi 53 orang berdasarkan data Minggu (16/8/2026).
"Korban jiwa meninggal dunia per sore ini total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia," kata
Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam konferensi pers, Minggu.
BNPB melaporkan korban luka akibat gempa yang dirawat di fasilitas kesehatan berjumlah total 135 jiwa. Selain itu, akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 7,7 Magnitudo itu, ada 154 unit rumah rusak berat, 49 unit rusak sedang, dan 38 unit rusak ringan akibat gempa.
"Tentu saja data berkembang dinamis, dan akan melakukan percepatan dalam validasi data," ujar dia.


















