Di Masaran Jawa Tengah, Upah Kupas Bawang Rp15 Ribu per Karung

- Pekerja pengupas bawang di Masaran disebut menerima upah Rp15 ribu per karung untuk pengupasan biasa.
- Jasa kupas bawang bersih yang siap dikirim ke MBG, restoran, dan warung dihitung Rp2 ribu per kilogram.
- Tarif Rp700 ribu per kilogram yang disebut Prabowo berbeda dengan tarif jasa kupas dalam penelusuran.
Jakarta, IDN Times - Aktivitas pengupasan bawang di kawasan Masaran, Jawa Tengah, menunjukkan gambaran berbeda dari klaim upah pengupas bawang yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Di sebuah rumah di kawasan Masaran, sejumlah warga terlihat duduk mengupas bawang secara manual. Karung-karung bawang menumpuk di sekitar mereka, sementara hasil kupasan dikumpulkan dalam wadah dan plastik.
Di lokasi tersebut, jasa pengupasan bawang disebut tidak dibayarkan Rp700 ribu per kilogram. Tarif yang berlaku justru dihitung berdasarkan karung.
Mega salah satu pelaku usaha pengupasan bawang di kawasan tersebut, mengatakan pekerja di tempatnya mendapatkan upah Rp15 ribu per karung.
“Kalau di tempat kami Rp15 ribu per karung. Saya kurang tahu kalau di sana,” kata Mega kepada IDN Times, saat dihubungi, Minggu (16/8/2026).
1. Mekanisme pembayaran berdasarkan jumlah karung atau jasa kupas

ilustrasi mengiris bawang merah (pexels.com/mali maeder) Menurut Mega, mekanisme pembayaran memang berbeda tergantung jenis pekerjaan. Untuk pengupasan bawang biasa, tarif dihitung berdasarkan jumlah karung. Sementara jika bawang dikupas hingga bersih dan siap dikirim ke pelanggan seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), restoran, dan warung, jasa pengupasannya dihitung berdasarkan kilogram.
“Betul per karung, tapi kalau kupas bersih siap dikirim MBG, resto-resto, warung kita jasanya per kilo Rp2 ribu,” ujarnya.
2. Prabowo sebut buruh kupas dapat upah Rp700 ribu perkilogram

Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 111 Jakarta pada Selasa (2/6/2026). (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden) Keterangan tersebut menjadi pembanding atas pernyataan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (14/8/2026).
“Hari ini, hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian, mengupas bawang dengan upah Rp700.000 per kilogram. Program Keluarga Harapan dan program sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya,” kata Prabowo kala itu.
Mega mengatakan harga bawang saja sekilo hanya Rp40 ribu, maka upah Rp700 ribu per kilogram tidaklah masuk akal.
"Ya logika aja, sekilo aja harga bawang Rp40 ribu, masa kupas Rp700 ribu sekilo," kata dia.
3. Ada iklan patok Rp4-5 ribu sekilo, harga jual yang kupas mencapai Rp77 ribu sekilo

Pedagang bawang dan cabai di Pasar Randik. (IDN Times/Yuliani) Penelusuran pada tarif jasa pengupasan bawang di tempat lain juga menemukan angka yang jauh lebih rendah. Salah satu iklan jasa mencantumkan tarif kupas bawang putih Rp4.000 per kilogram dan bawang merah Rp5.000 per kilogram. Jasa pengupasan di wilayah Batu-Malang juga ditawarkan mulai Rp4.000 per kilogram
Sebagai pembanding lain, harga bawang merah kupas di layanan belanja daring tercantum Rp8.500 per 100 gram atau sekitar Rp85 ribu per kilogram. Kemasan 200 gram dibanderol Rp15.500 atau sekitar Rp77.500 per kilogram. Sementara bawang putih kupas 200 gram tercantum Rp14.500 atau sekitar Rp72.500 per kilogram.
Dengan demikian, angka Rp700 ribu per kilogram perlu dipertanyakan. Jika dibandingkan dengan tarif jasa kupas bawang merah Rp5.000 per kilogram yang ditemukan dalam penelusuran, angka tersebut mencapai 140 kali lipat.




















