Jakarta, IDN Times - Bentrok antarkelompok di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, kembali memanas. Pukul 23.30 WIB, massa dari kubu lawan kembali datang ke Jalan Tambak, Minggu (26/7/2026).
Mereka terlihat membawa senjata tajam dan meneriaki polisi agar membuka jalan.
Di pintu depan menuju Jalan Tambak, massa juga tampak membakar ban bekas. Di sisi kanan dekat Masjid Jami' Matraman, pintu masuk dijaga anggota Brimob.
Sementara, di sisi kiri masjid, pintu masuk jalan dijaga TNI.
Sebelumnya, polisi menangkap tiga orang usai bentrok terjadi. Kapolres Metro Jakarta Pusat (Jakpus), Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, mengatakan, ketiga pelaku itu berinisial S, T, dan U.
“Kami secara penegakan hukum telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan,” kata Reynold di Jalan Tambak.
Adapun peristiwa ini berawal dari dua orang yang berboncengan menggeber motor saat melewati pedagang nasi uduk.
Warga sekitar kemudian menegur, tetapi keduanya diduga tak terima.
“Dua orang itu mengajak teman-teman lainnya sejumlah lima orang kembali ke lokasi yang melakukan keributan bahkan merusak di beberapa UMKM yang ada, bahkan ada warga yang terpukul,” kata Reynold.
Bentrokan sekelompok orang dengan warga Matraman pun pecah sekitar pukul 10.00 WIB. Bentrokan kemudian meluas hingga ke Jalan Tambak.
Warga dan sekelompok orang itu terlibat saling lempar batu hingga akhirnya terjadi penganiayaan menewaskan satu dari dua korban.
