Pemkot Madiun meresmikan Kampung Ramadan (Instagram/@pemkotmadiun_)
Dalam mendukung infrastruktur pendukung pariwisata Madiun, Wali Kota Maidi meresmikan Kampung Ramadan pada Jumat (1/4). Kampung Ramadan sendiri berisi para pelaku UMKM Kota Madiun yang berjualan kuliner di lokasi Mal.
"Saya pesan, UMKM yang serius, telaten dan jangan mudah putus asa. Pasti banyak tantangan, kegagalan pengusaha adalah awal kesuksesan," tutur Maidi.
Seperti diketahui, berbagai pembangunan infrastruktur dilakukan Pemkot Madiun untuk mendukung peningkatan jumlah wisatawan di Kota Madiun. Salah satunya, seperti Kampung Ramadan dan lapak UMKM. Untuk lapak UMKM sendiri, masyarakat ataupun wisatawan bisa menemuinya berupa lapak-lapak yang mengenalkan makanan khas di tiap kelurahan.
‘’Artinya, pasar kita tidak hanya Kota Madiun. Tapi, juga daerah lain. Kalau ada pendatang, artinya kebutuhan juga bertambah. Ini harus bisa ditangkap UMKM dengan aktif dan kreatif,’’ imbuhnya.
Bukan hanya itu, tahun lalu Kota Madiun dinobatkan sebagai Kota Ramah Sepeda. Hal ini tidak lain berkat infrastruktur pendukung pariwisata berupa Jalur Sepeda Wisata Madiun.
Penghargaan itu diberikan Bike To Work (B2W) Indonesia dalam ajang B2W Award 2021 di Ballroom Perpusnas Jakarta, Selasa (21/12). Wali Kota Madiun Maidi mengaku tak menyangka program jalur sepeda wisata mendapat apresiasi B2W.
Hal ini sendiri bisa dikatakan menandakan Kota Madiun peduli dengan olahraga sepeda. Pemkot Madiun pun sudah menyiapkan tiga jalur sepeda wisata, yakni, 10, 15, dan 25. Baik marka maupun rambu-rambu.
“Bersepeda ini tidak hanya sehat tetapi juga ramah lingkungan. Dan kota kita sudah memenuhi unsur itu,” tutur Maidi.