Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal Padamkan Karhutla di Wilayah IKN
TNI Angkatan Udara mengerahkan Helikopter Caracal Skadron Udara 8 guna melaksanakan operasi water bombing untuk mengendalikan dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026)(Dok. Dispenau)
  • TNI AU mengerahkan Helikopter Caracal Skadron Udara 8 untuk operasi water bombing Karhutla di wilayah IKN.
  • Operasi hari pertama mencakup dua sortie dan 15 kali penyiraman di Bukit Merdeka, Bukit Tengkorak, serta Wonotirto.
  • Koordinasi titik api, informasi kebakaran, dan data hotspot BMKG digunakan dalam pelaksanaan operasi yang ditargetkan lima hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (5/9/2026)

TNI AU mengerahkan Helikopter Caracal Skadron Udara 8 untuk operasi water bombing Karhutla di wilayah IKN, Kalimantan Timur.

Pada hari pertama

Helikopter take off dari Lanud Dhomber, melaksanakan dua sortie dan 15 kali penyiraman di wilayah IKN dan sekitarnya.

hingga saat ini

Komandan Lanud menyampaikan tidak terdapat kendala dalam pelaksanaan operasi. Kondisi cuaca, pesawat, dan kru dalam keadaan baik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    TNI AU melaksanakan operasi water bombing untuk mengendalikan dan menanggulangi Karhutla.
  • Who?
    TNI Angkatan Udara, Kapten Pnb A Rahmanto, Lettu Pnb Raga, Komandan Lanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, serta petugas Otorita IKN.
  • Where?
    Wilayah IKN, Kalimantan Timur, termasuk Bukit Merdeka, Bukit Tengkorak, dan Wonotirto.
  • When?
    Sabtu (5/9/2026), pada hari pertama operasi.
  • Why?
    Untuk mengendalikan dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di wilayah IKN.
  • How?
    Helikopter Caracal melakukan dua sortie dan 15 kali penyiraman dengan air dari embung terdekat, berdasarkan informasi petugas Otorita IKN dan data hotspot BMKG.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

TNI AU memakai helikopter Caracal untuk menyiram api di hutan dan lahan dekat IKN. Kapten Pnb A Rahmanto dan Lettu Pnb Raga menerbangkannya. Mereka mengambil air dari embung dekat api. Pada hari pertama, mereka menyiram 15 kali. Cuaca, pesawat, dan kru sedang baik untuk membantu menyiram api.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pelaksanaan water bombing didukung kondisi cuaca, pesawat, dan kru yang baik. Pengambilan air dari embung terdekat titik kebakaran membantu proses pemadaman, sementara koordinasi dan informasi terkini dapat meningkatkan efektivitas operasi. Pada hari pertama, penyiraman disebut efektif mengurangi hotspot secara signifikan di wilayah sasaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan Helikopter Caracal Skadron Udara 8 guna melaksanakan operasi water bombing untuk mengendalikan dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026).

Helikopter tersebut diawaki Kapten Pnb A Rahmanto dan Lettu Pnb Raga dari Skadron Udara 8.

1. Air diambil dari embung terdekat

TNI Angkatan Udara mengerahkan Helikopter Caracal Skadron Udara 8 guna melaksanakan operasi water bombing untuk mengendalikan dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026)(Dok. Dispenau)

Pada hari pertama, helikopter tersebut take off dari Lanud Dhomber untuk melaksanakan operasi water bombing dan patroli udara sebanyak dua sortie dengan 15 kali penyiraman di wilayah IKN dan sekitarnya, meliputi Bukit Merdeka, Bukit Tengkorak, dan Wonotirto.

Dalam pelaksanaannya, air diambil dari embung terdekat dengan titik kebakaran untuk mendukung proses pemadaman. Penyiraman tersebut efektif mengurangi hotspot secara signifikan di wilayah sasaran.

2. Koordinasi dan informasi terkini kondisi kebakaran menjadi faktor penting

TNI Angkatan Udara mengerahkan Helikopter Caracal Skadron Udara 8 guna melaksanakan operasi water bombing untuk mengendalikan dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026)(Dok. Dispenau)

Komandan Lanud Dhomber, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, mengatakan, koordinasi dan informasi terkini mengenai kondisi kebakaran menjadi faktor penting untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan water bombing.

“Kita membutuhkan koordinat dan informasi terkini tentang situasi kebakaran yang terjadi sehingga diperlukan koordinasi lebih ketat agar pelaksanaan water bombing bisa lebih efektif,” ujar Gusti.

3. Tidak ada kendala dalam operasi

TNI Angkatan Udara mengerahkan Helikopter Caracal Skadron Udara 8 guna melaksanakan operasi water bombing untuk mengendalikan dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026)(Dok. Dispenau)

Komandan Lanud mengatakan, hingga saat ini tidak terdapat kendala dalam pelaksanaan operasi. Kondisi cuaca, pesawat, dan kru dalam keadaan baik serta siap mendukung kegiatan water bombing di wilayah IKN.

Operasi pemadaman dilaksanakan berdasarkan informasi awal dari petugas Otorita IKN yang berada di titik api serta data hotspot BMKG. Kegiatan tersebut ditargetkan berlangsung selama lima hari, tetapi pelaksanaannya akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi Karhutla serta laporan titik api dari petugas maupun masyarakat di wilayah terdampak.

“Untuk pelaksanaan ditargetkan lima hari. Namun, nanti kita update setiap harinya berdasarkan titik api ataupun laporan kejadian kebakaran dari rekan-rekan yang ada di lapangan,” ucap Gusti.

Curated For You

Editorial Team

Related Article