Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ledakan di Barak Militer Bolivia, 15 Orang Tewas

Ledakan di Barak Militer Bolivia, 15 Orang Tewas
ilustrasi ledakan (pexels..com/Edu Raw)
  • Ledakan di area penyimpanan piroteknik barak militer Viacha, Bolivia, Jumat (4/9/2026), memicu kobaran api besar; penyebabnya masih diselidiki.
  • Insiden tersebut merusak rumah warga di sekitar barak, memecahkan kaca akibat guncangan kuat, serta menewaskan sekitar 10–15 orang dan melukai 62 lainnya.
  • Korban luka telah dibawa ke rumah sakit di La Paz untuk perawatan intensif, sementara warga sekitar diimbau waspada karena material mudah meledak masih berada di lokasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sebuah ledakan dikabarkan tiba-tiba terjadi di barak militer yang ada di Kota Viacha, Bolivia, pada Jumat (4/9/2026). Insiden ini terjadi di area penyimpanan bahan piroteknik yang ada di barak tersebut pada pukul 14.30 waktu setempat. Saat ledakan terjadi, para tentara sedang bertugas di area tersebut. 

Hingga saat ini, penyebab ledakan belum diketahui pasti. Pihak berwenang saat ini juga masih berupaya untuk mengungkap penyebab sebenarnya dari ledakan tersebut. Namun, seorang pejabat militer Bolivia anonim mengatakan bahwa insiden tersebut muncul dari gudang penyimpanan kembangi api yang ada di barak. 

  1. 1. Sejumlah rumah warga rusak akibat ledakan di barak

    Rumah warga yang rusak parah.
    potret rumah yang rusak (unsplash.com/Roger Starnes Sr)

    Dalam sebuah foto yang dirilis CNA, terlihat ledakan tersebut menimbulkan kobaran api besar dan asap yang cukup pekat di sekitar lokasi barak. Petugas pemadam kebakaran langsung datang ke lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api tersebut. Sejumlah warga mengatakan, dentuman yang dihasilkan dari ledakan tersebut terdengar cukup keras hingga mengagetkan banyak orang. 

    Di sisi lain, polisi setempat mengatakan ledakan ini merusak rumah warga yang ada di dekat barak. Kaca-kaca rumah tersebut seketika pecah berkeping-keping saat ledakan terjadi. Sebab, ledakan tersebut cukup kuat hingga menimbulkan guncangan hebat di sekitar lokasi insiden.  

  2. 2. Korban tewas diperkirakan berjumlah 10 sampai 15 orang

    Korban tewas.
    ilustrasi korban tewas (pexels.com/Mario Wallner)

    Selain merusak rumah warga, Direktur Kesehatan Kota Viacha, Rita Nebraska, mengatakan, ledakan ini menewaskan sekitar 10 sampai 15 orang yang ada di sekitar barak. Sementara itu, 62 orang lainnya lainnya mengalami luka-luka, termasuk seorang perempuan yang mengalami luka bakar derajat ke-3. 

    Dilansir Jerusalem Post, Nebraska menambahkan, semua korban luka saat ini sudah dibawa ke rumah sakit di Ibu Kota Bolivia, Lapaz, menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan intensif. Jarak dari Viacha ke Lapaz sebetulnya agak jauh, yakni sekitar 19 mil atau 30 kilometer. 

  3. 3. Ledakan susulan masih bisa terjadi di sekitar barak

    Ledakan yang sangat kuat hingga menimbulkan api.
    ilustrasi ledakan (unsplash.com/Jeff Kingma)

    Menurut Nebraska, ledakan susulan masih bisa terjadi di sekitar area barak. Sebab, menurut keterangan petugas pemadam kebakaran yang memadamkan kobaran api di barak, sejumlah material rentan meledak masih ada di sekitar tempat tersebut. 

    Oleh karena itu, Nebraska mengingatkan kepada seluruh warga Viacha yang tinggal di sekitar lokasi barak untuk berhati-hati. Langkah ini dilakukan agar mereka tidak terdampak ledakan susulan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More