Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
TNI Buru Kelompok OPM Elkius Kobak yang Bunuh Pilot AMA Air
Pesawat AMA yang dikemudikan Nicholas Gosselin dibakar oleh KKB di Kabupaten Yahukimo. (Dokumentasi Puspen TNI)
  • TNI Habema memburu kelompok OPM pimpinan Elkius Kobak yang menembak mati pilot AMA Air dan membakar pesawat perintis di Yahukimo untuk menjaga keamanan serta menegakkan hukum.
  • Jenazah pilot warga AS, Nicholas F. Goselin, berhasil dievakuasi ke Timika dengan dukungan helikopter Caracal, sementara tujuh penumpang pesawat dilaporkan selamat dan telah kembali ke rumah.
  • TPNPB mengklaim penembakan dilakukan sebagai ultimatum agar maskapai berhenti terbang ke Papua, menuding pemerintah Indonesia mengabaikan peringatan terkait zona konflik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang jahat di Papua yang namanya kelompok OPM, mereka menembak pilot pesawat dan bakar pesawatnya. Pilotnya bernama Nicholas dari Amerika, dia meninggal dan sudah dibawa ke Timika oleh tentara TNI pakai helikopter. Tentara sekarang cari orang jahat itu supaya aman lagi. Tujuh penumpang lain selamat dan sudah pulang ke rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Koops TNI Habema kini memburu kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) XVI/Yahukimo pimpinan Elkius Kobak, karena diduga telah membunuh pilot AMA Air, Nicholas F. Goselin. Mereka juga membakar pesawat perintis milik Associated Mission Aviation tipe Pilatus dengan nomor registrasi PK-RCY.

"Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim patroli Koops TNI Habema langsung melaksanakan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku untuk menjaga situasi keamanan, serta mendukung proses penegakan hukum," ungkap Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Inf M. Wirya Artha, dalam keterangan resmi, Jumat (3/7/2026).

Hari ini, Koops TNI Habema juga telah mengevakuasi jenazah pilot AMA Air, Nicholas F. Goselin dari area bandara di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo. Goselin diketahui merupakan warga Amerika Serikat (AS).

"Operasi evakuasi melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal," tutur dia.

"Seluruh proses evakuasi dilakukan melalui koordinasi terpadu dengan mengedepankan faktor keamanan dan ketelitian mengingat medan operasi berada di wilayah pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi," sambung Wirya.

1. Jenazah pilot AMA Air telah tiba di Timika

Pilot pesawat AMA, Nicholas Gosselin berhasil dievakuasi oleh personel TNI yang tergabung di dalam Habema TNI. (Dokumentasi Puspen TNI)

Lebih lanjut, Wirya mengatakan, jenazah Goselin sudah tiba di Timika setelah diterbangkan menggunakan dukungan udara Koops TNI Habema. Jenazah Goselin, kata Wirya, diserahkan kepada pihak yang berwenang untuk proses penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Koops TNI Habema turut menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya pilot AMA Air, Nicholas F. Goselin. Militer, kata Wirya, berkomitmen mendukung proses evakuasi, menjaga keamanan wilayah dan membantu penegakan hukum.

"Tim patroli juga terus melaksanakan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga," tutur dia.

2. Tujuh penumpang pesawat AMA Air selamat dan kembali ke rumah

Kepala Dinas Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Inf. M. Wirya Arthadiguna. (Dok. Puspen TNI)

Pesawat PK-RCY itu ditumpangi 10 penumpang yang merupakan Orang Asli Papua (OAP). Mereka dilaporkan berhasil selamat dari amukan massa OPM.

Berikut adalah daftar identitas lengkap 7 penumpang warga asli Papua (OAP) yang dinyatakan selamat dan sempat menumpang pesawat AMA Air:

  • Eston Sobolim

  • Kwenang Sobolim

  • Toni Balingga

  • Elina Sobolim

  • Ona Sobolim

  • Lisenia Balingga

  • Faince Amohoso

Ketika ditanyakan apakah ketujuh penumpang itu ikut dievakuasi, Wirya menyebut mereka telah kembali ke rumah. "Mereka sudah kembali ke rumahnya masing-masing," tutur Wirya kepada IDN Times lewat pesan pendek pada hari ini.

3. OPM tembak pilot AMA Air sebagai ultimatum ke pemerintah

Tim patroli Satgas Koops TNI Habema menggerebek markas sementara kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). (Dok. Pen Koops TNI Habema)

Sementara, juru bicara markas pusat TPNPB Sebby Sambom mengatakan, penembakan pilot berpaspor Amerika Serikat itu dilakukan sebagai ultimatum, agar tak ada lagi maskapai yang terbang ke Tanah Papua. "Kami tembak sebagai ultimatum agar tidak ada lagi maskapai Indonesia yang terbang di tanah Papua," ungkap Sambom dalam keterangan pada hari ini.

Dia mengklaim, 36 Kodap TPNPB telah memperingatkan soal larangan terbang di masing-masing wilayah kepada seluruh maskapai yang beroperasi di Papua. Langkah itu diambil sebagai bentuk antisipasi TPNPB terhadap pengiriman prajurit TNI non-organik ke Papua.

Menurut Sambom, selama ini maskapai-maskapai Indonesia yang beroperasi, termasuk pesawat milik PT AMA yang dibakar di Yahukimo, acap kali digunakan untuk mengangkut prajurit atau logistik TNI ke titik-titik pedalaman Papua.

"Mereka bawa TNI, kirim logistik, dan senjata untuk jalankan operasi militer yang menyengsarakan orang Papua. Kami melarang itu," ujarnya.

Atas penembakan dan pembakaran pesawat itu, Sambom menyalahkan Pemerintah Indonesia yang diklaimnya tak memedulikan imbauan OPM mengenai lokasi tempur. "Ini adalah kesalahan pemerintah Indonesia yang membiarkan pesawat sipil masuk ke zona perang," tutur dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article