Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Yaman Klaim Serang Kendaraan Militer dan Konvoi Patroli Houthi di Taiz

Yaman Klaim Serang Kendaraan Militer dan Konvoi Patroli Houthi di Taiz
ilustrasi kendaraan militer (unsplash.com/Joel Rivera-Camacho)
  • Angkatan bersenjata Yaman mengklaim menargetkan tank, kendaraan BMP, dan enam patroli bala bantuan Houthi di barat daya Taiz pada 17 Agustus 2026.
  • Yaman juga mengklaim melancarkan 181 serangan dalam 24 jam pada 15–16 Agustus, menyasar wilayah Houthi dan merusak fasilitas militer serta menewaskan sejumlah anggotanya.
  • Serangan Yaman disebut sebagai balasan atas gempuran Houthi di Marib dan Mokha yang menewaskan empat orang dan melukai empat lainnya, memperpanas konflik yang kembali meletus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Angkatan bersenjata Yaman mengklaim berhasil melakukan serangan ke 2 kendaraan militer dan 6 konvoi patroli Houthi di barat daya Provinsi Taiz. Klaim tersebut disampaikan pada Senin (17/8/2026) malam waktu setempat.

“Unit-unit artileri dari Poros Militer Taiz yang berafiliasi dengan angkatan darat menargetkan bala bantuan Houthi yang terdiri dari sebuah tank, sebuah kendaraan BMP, dan enam patroli,” demikian bunyi pernyataan angkatan bersenjata Yaman, seperti dilansir Anadolu Agency

  1. 1. Yaman mengklaim sudah meluncurkan 181 serangan ke Houthi pada akhir pekan lalu

    Ledakan yang sangat kuat hingga menimbulkan api.
    ilustrasi serangan (unsplash.com/Emanuel Kypreos)

    Sebelumnya, angkatan bersenjata Yaman mengklaim pihaknya berhasil melakukan 181 serangan ke Houthi pada akhir pekan lalu. Semua serangan tersebut dilakukan selama 24 jam dari Sabtu (15/8/2026) hingga Minggu (16/8/2026). Yaman menyebut upaya tersebut sebagai “Serangan langsung” terhadap  front militer Houthi yang ada di wilayahnya. 

    Militer Yaman menjelaskan, serangan tersebut difokuskan ke sejumlah wilayah yang dikuasai militer Houthi, termasuk Taiz, Marib, Hodeidah, Dhale, Abyan, Shabwa, Lahj, Mokha, Hailan, dan Harib. Menurut Yaman, serangan tersebut berhasil membunuh sejumlah anggota Houthi dan merusak banyak fasilitas militer milik milisi tersebut. Beberapa di antaranya, seperti depot senjata, kendaraan militer, dan peralatan militer lainnya.  

  2. 2. Serangan dilakukan untuk membalas Houthi

    Logo Houthi.
    potret logo milisi Houthi Yaman (commons.wikimedia.org/hstoops)

    Semua serangan ini dilakukan Yaman untuk membalas eskalasi serangan dari Houthi. Sebab, selama akhir pekan lalu, milisi yang sudah masuk daftar organisasi teroris tersebut juga semakin gencar menggempur sejumlah wilayah di Yaman. 

    Pada Sabtu dan Minggu pekan lalu, misalnya, Houthi meluncurkan serangan udara besar-besaran selama semalaman di Kota Marib dan Kota Mokha menggunakan drone dan rudal balistik. Dilansir Al Jazeera, serangan tersebut melukai 4 orang di Marib dan menewaskan 4 lainnya di Mokha.

  3. 3. Perang saudara antara Yaman dan Houthi makin memanas

    Perang saudara.
    ilustrasi perang saudara (unsplash.com/Hasan Almasi)

    Aksi saling serang ini membuat perang saudara antara Yaman dan Houthi semakin memanas. Padahal, Yaman dan Houthi sebetulnya sudah menyepakati gencatan senjata pada April 2022 lalu. Namun, konflik kedua pihak kembali meletus sejak beberapa pekan terakhir.

    Sebagai informasi, perang saudara antara Yaman dan Houthi ini sudah meletus sejak 2014. Dilansir Council on Foreign Relation (CFR), perang ini dimulai ketika Houthi melakukan pemberontakan dan mengambil alih Ibu Kota Yaman, Sanaa. Ketika itu, mereka mendesak Pemerintah Yaman untuk menurunkan harga bahan bakar. Selain itu, milisi tersebut juga menyerukan pergantian rezim Pemerintah Yaman yang kala itu dipimpin oleh Abd Rabbu Mansour Hadi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More