Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menhan Sjafrie: Suku Dayak Pedalaman Dapat Keistimewaan Masuk TNI
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono (kanan) di dalam pesawat Hercules C-130 H. (www.instagram.com/@sjafrie.sjamsoeddin)
  • Sjafrie Sjamsoeddin menyebut masyarakat suku Dayak pedalaman dapat memperoleh keistimewaan tertentu untuk menjadi prajurit TNI.
  • TNI menyatakan masyarakat Dayak, termasuk yang bertato karena tradisi, telah diperbolehkan mengikuti rekrutmen.
  • Presiden Prabowo Subianto meminta laporan penyesuaian syarat perekrutan bagi masyarakat Dayak pedalaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (29/8/2026)

Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri di Hambalang. Prabowo meminta laporan penyesuaian syarat perekrutan masyarakat Dayak pedalaman.

Senin (31/8/2026)

Sjafrie Sjamsoeddin menyebut negara akan memberikan keistimewaan tertentu bagi masyarakat Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI. Maruli Simanjuntak menyatakan masyarakat Dayak telah diperbolehkan mengikuti rekrutmen TNI.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah membahas penyesuaian syarat rekrutmen TNI dan kemungkinan keistimewaan bagi masyarakat Dayak pedalaman.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta masyarakat Dayak pedalaman.
  • Where?
    Pembahasan dilakukan di kediaman Presiden di Hambalang; Sjafrie menyampaikan pernyataan di Gedung DPR, Jakarta.
  • When?
    Pertemuan di Hambalang berlangsung Sabtu (29/8/2026). Sjafrie menyampaikan pernyataan pada Senin (31/8/2026).
  • Why?
    Masyarakat suku Dayak pedalaman dimintakan peluang untuk bisa masuk TNI.
  • How?
    Presiden meminta laporan perkembangan penyesuaian syarat perekrutan, sementara Sjafrie menyebut adanya keistimewaan tertentu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pak Sjafrie bilang orang Dayak pedalaman yang ingin jadi prajurit TNI bisa diberi keistimewaan tertentu. Pak Maruli bilang orang Dayak boleh ikut rekrutmen, termasuk yang punya tato karena tradisi. Presiden Prabowo juga meminta laporan tentang syarat rekrutmen mereka. Sampai sekarang, belum ada orang Dayak bertato yang mendaftar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernyataan TNI bahwa masyarakat Dayak dapat mengikuti rekrutmen, termasuk mereka yang bertato karena tradisi, menunjukkan ruang partisipasi yang terbuka. Permintaan laporan mengenai penyesuaian syarat bagi Dayak pedalaman juga menempatkan kebutuhan mereka dalam pembahasan resmi, sejalan dengan keinginan adanya perwakilan dari seluruh daerah Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut negara akan memberikan keistimewaan (privilege) tertentu bagi masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI.

Pernyataan tersebut disampaikan Sjafrie sekaligus menjawab pertanyaan mengenai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang pada Sabtu (29/8/2026). Salah satu pembahasan dalam pertemuan itu terkait syarat suku Dayak Pedalaman masuk TNI.

"Oh ya, suku Dayak pedalaman dimintakan peluang untuk bisa masuk TNI, yang pendek-pendek kasih sedikit privilege lah," kata Sjafrie saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/8/2026).

1. TNI tegaskan tak ada batasan bagi suku Dayak

Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak. (IDN Times/Imam Faishal)

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menambahkan, masyarakat Dayak pada dasarnya telah diperbolehkan mengikuti rekrutmen TNI. TNI tidak membatasi bagi masyarakat dayak yang bertato untuk menjadi prajurit TNI.

“Memang dari dulu juga sudah boleh, memang nggak ada masalah itu, dulu dibuatnya kalau punya tato karena tradisi ya diizinkan,” kata dia.

2. Belum ada suku dayak bertato daftar TNI

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak usai mengikuti upacara pengibaran bendera di HUT ke-81 RI. (Dokumentasi Istimewa)

Kendati demikian, menurut dia, sejauh ini belum ada masyarakat Dayak bertato yang mendaftar masuk TNI. Ia menegaskan, TNI akan menyambut baik semua anak bangsa yang ingin menjadi bagian dari sistem pertahanan nasional.

"Kan suku Dayak gak semua bertato, jadi sebenarnya gak ada masalah sih, yang berminat kita belum tahu, nanti kita cari lagi lah. Kita pastikan, karena kita juga senang kalau ada semua perwakilan daerah seluruh Indonesia, apalagi kita sekarang menambah personel, kalau bisa lebih banyak, lebih bagus,” ujarnya.

3. Prabowo bahas syarat rekruitmen TNI untuk suku dayak pedalaman

Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri di kediamannya di Hambalang, Sabtu (29/8/2026)/ dok Instagram @Sekretariat Kabinet,

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri di kediamannya di Hambalang, Sabtu (29/8/2026).

"Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan beserta Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet di kediaman Hambalang" tulis akun Instagram Sekretariat Kabinet.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo meminta laporan terkait penyesuaian perekrutan masyarakat Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI. "Presiden Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI," tulisnya.

Adapun, Presiden Prabowo Subianto sempat menerima Panglima Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (28/8/2026). Agenda tersebut turut membicarakan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk penguatan personel serta dukungan melalui fasilitas udara.

“Kita membahas tentang karhutla. Tadi beliau membantu kita lewat personil untuk segera. Dan ini sudah dimulai, sudah sekitar satu minggu,” ujar Panglima Jilah di Kompleks Istana

Curated For You

Editorial Team

Related Article