TOP 5: Manajer Kopdes Jadi Pegawai BUMN hingga Prabowo Ingin Pendidikan Gratis

SK manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terbit, dengan status kerja PKWT selama dua tahun dan sistem penggajian dari Kementerian Keuangan.
Prabowo menekankan pendidikan gratis dari TK hingga perguruan tinggi, sementara pemerintah membahas penanganan karhutla di Sumatra dan Kalimantan.
Gus Ipul menyiapkan somasi terkait dana Muktamar NU, sedangkan MK menjadwalkan sidang lanjutan PHPU ijazah Gibran.
Jakarta, IDN Times - Manajer koperasi desa (kopdes) akan menjadi pegawai BUMN. Berita tersebut menjadi salah satu artikel populer di IDN Times pada Rabu (23/9/2026).
Selain itu berita tentang Prabowo yang ingin menggratiskan pendidikan dari TK sampai perguruan tinggi, Gus Ipul yang akan somasi Gus Lilur, ada 209,78 hektare hutan dan lahan yang kebakaran, hingga sidang lanjutan PHPU ijazah Gibran juga masuk dalam deretan Top 5 IDN TImes
1. Manajer kopdes jadi pegawai BUMN PKWT 2 tahun
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, mengatakan surat keterangan kerja (SK) Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah terbit. Sehingga, Manajer Kopdes sudah bisa bekerja.
"Yang lebih penting lagi bahwa SK dari manajer koperasi ini hari ini sudah terbit, sistem penggajian juga dari Kementerian Keuangan juga sudah ada, sehingga nanti Agrinas segera, mungkin nanti Pak Jo (Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota) akan mendistribusikan kepada KDKMP yang sudah siap," ujar Dudung di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
2. Prabowo ingin pendidikan gratis mulai dari TK hingga perguruan tinggi
Presiden Prabowo Subianto ingin pendidikan gratis mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi. Pendidikan gratis itu diwacanakan dimulai dari sekolah negeri terlebih dulu.
"Kami sampaikan bahwa dalam rapat terbatas tadi, Pak Presiden memberikan penekanan terhadap komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Ini juga dimulai dari taman kanak-kanak sehingga itu yang perlu kami tekankan," ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
3. Gus Ipul bakal somasi Gus Lilur soal dana Rp480 M ke muktamar NU
Sekjen pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), akan melayangkan somasi kepada Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur yang menyatakan ada aliran dana Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU.
Gus Ipul yang juga Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU menegaskan, tak ada aliran dana dari pihak luar ke acara terebut. Menurut Gus Ipul, ada tiga orang yang akan diberikan somasi tentang hal tersebut.
4. Masih ada 209,78 hektare hutan dan lahan kebakaran
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, Rabu (23/9/2026). Rapat digelar secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, dengan diikuti sejumlah pejabat terkait melalui konferensi video.
Pembahasan dalam rapat tersebut berfokus pada perkembangan terbaru karhutla di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Presiden Prabowo meminta laporan mengenai kondisi kebakaran, termasuk penanganan yang dilakukan di daerah dengan aktivitas karhutla yang masih berlangsung.
5. MK gelar sidang PHPU ijazah Gibran, dengar jawaban KPU-Bawaslu
Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan menggelar sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) 2024 di Gedung MK, Jakarta Pusat pada hari ini (23/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Agenda sidang permohonan yang teregistrasi dengan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 ini beragendakan pemeriksaan persidangan dan penyampaian jawaban termohon, keterangan pihak terkait, dan keterangan Bawaslu. Adapun termohon dalam perkara ini ialah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















