Postingan @txtdrbekasi di media sosial X. (Istimewa)
Sebelumnya, fenomena pemasangan pagar tersebut juga menjadi perbincangan di media sosial, setelah sejumlah foto dan video memperlihatkan proses pemasangan pagar di Pakuwon Mall Bekasi.
Salah satunya akun X @txtdrbekasi. Akun tersebut mengunggah penampakan pagar di Pakuwon Mall Bekasi.
"Penampakan Mall Pakuwon Bekasi kini dipasang pagar tinggi," cuit akun tersebut.
Unggahan itu pun dikomentari ratusan pengguna X lainnya. Salah satunya menyayangkan pemasangan pagar tersebut, lantaran menghilangkan estetika.
"Fungsinya buat apa? Malah mengganggu estetika," cuit akun salah satu akun.
Hal sama juga diunggah pemilik akun X @IndonesiaFedera, yang mempertanyakan gedung-gedung di sekitar kawasan Jabodetabek.
"Ada apa dengan bulan Agustus, September, dan Oktober? Selain mal di Jakarta, Bank BNI Pejompongan Jakarta juga beberapa waktu lalu telah memasang pagar tinggi jelang memasuki bulan Kemerdekaan Agustus? Ada apa?" tanya dia dengan mengunggah video gedung-gedung di sekitar Jakarta yang berpagar tinggi.
Di unggahan lain, akun tersebut juga menayangkan video pemagaran di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
"Ada apa sama Blok M Plaza?! Hari ini area sekeliling mall resmi dipagerin tinggi banget. Dari luar kelihatan tertutup rapat kayak lagi siap-siap siaga satu. Apakah ini cuma renovasi biasa, atau ada pengamanan ekstra buat antisipasi gelombang aksi/chaos?! Asli bikin paranoid banget. Yang lagi di sekitaran MRT Blok M, please stay safe ya!" tulis akun tersebut, Jumat (31/7/2026).
Warganet juga menanggapi beragam yang sebagian besar berasumsi akan terjadi sesuatu. Seperti salah satu akun yang bergurau, gedung-gedung memasangi pagar sebagai persiapan jelang revolusi.
"Mereka sudah meramalkan gelombang Revolusi akan terjadi di indonesia. Makanya mereka bersiap membentengi diri agar tidak terlalu merugi," cuit akun itu.
"Apakah mereka-mereka sudah mengetahui apa yang akan terjadi ke depan? Dan apakah gedung-gedung di Jakarta lainnya akan menerapkan hal yang sama? Let's see, seperti ngasih kode gitu ya," timpal pemilik akun lainnya.