Pagar Tinggi Mal Kokas Akhirnya Dibongkar Setelah Ditegur Pramono

- Pengelola Mal Kota Kasablanka membongkar pagar besi tinggi di sepanjang pembatas pedestrian setelah pemasangannya menjadi sorotan dan mendapat teguran dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
- Pantauan di lokasi menunjukkan pagar telah diganti deretan traffic cone oranye di atas pembatas beton, dengan bekas dudukan pagar masih terlihat; pembongkaran diduga dimulai Sabtu malam.
- Pramono meminta pagar tinggi dilepas karena kekhawatiran berlebihan dinilai tidak baik dan dapat membentuk persepsi negatif bahwa Jakarta tidak aman, padahal ia meyakini ibu kota aman.
Jakarta, IDN Times - Usai jadi sorotan, pagar tinggi yang sudah terpasang di Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, kini telah dibongkar oleh pihak pengelola.
Pembongkaran tidak lama setelah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang akan menertibkan pengelola pusat perbelanjaan yang menaikkan pagar tinggi pada Jumat (31/7/2026) dan diucapkan kembali pada Sabtu (1/8/2026). Pramono memastikan pihaknya nanti akan meminta pengelola agar melepas kembali pagar-pagar tinggi yang sudah terpasang.
"Tetapi nanti pada saatnya, pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali. Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik," kata Pramono.
1. Pagar tinggi dibongkar

Pantauan IDN Times, pagar besi tinggi yang sebelumnya terpasang di sepanjang pembatas area pedestrian sudah dibongkar. Kini, deretan traffic cone berwarna oranye dipasang berjajar di atas pembatas beton.
Pada bagian atas beton juga masih tampak bekas dudukan dan sisa pembongkaran pagar, menandakan pagar tersebut baru saja dilepas.
2. Pagar diduga dibongkar sejak Sabtu malam

Karyawan sekitar, Iyas (25) mengatakan, pada Jumat (31/7/2026) malam dia masih melihat pagar yang menjulang tinggi di mal tersebut.
Dia tidak tahu persis kapan pagar tersebut dibongkar, namun berdasarkan cerita teman-temannya pagar tersebut mulai dibongkar pada Sabtu (4/8/2026).
"Terakhir saya lihat Jumat malam masih ada, tapi kata anak-anak (teman) di bongkar Sabtu kemarin," ucapnya.
3. Pramono tegur gedung yang pasang pagar tinggi

Menurut Pramono, pemasangan pagar tinggi yang dilakukan secara masif dalam beberapa waktu terakhir berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap kondisi keamanan Ibu Kota.
"Jangan sampai kemudian ini menjadi image bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Padahal menurut saya, sebagai Gubernur Jakarta, dan saya melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum di berbagai sektor, saya meyakini bahwa Jakarta aman-aman saja," tegas Pramono pada Sabtu (1/8/2026) malam.




















