Musim Pancaroba, Sebagian Wilayah Rawan Bencana Hidrometeorologi

Jakarta, IDN Times - Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah di Indonesia saat ini masih dalam masa transisi atau sering disebut dengan pancaroba sebelum memasuki musim kemarau.
"Sebagian masih masa transisi (pancaroba) sebelum memasuki musim kemarau, namun beberapa wilayah sudah masuk musim kemarau," ujar Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG Dodo Gunawan kepada IDN Times, Rabu, 19 Mei 2021.
1. Rawan bencana angin kencang hingga puting beliung

Selama masa pancaroba yang merupakan masa pergantian musim, kata Dodo, oleh selama masa tersebut rawan bencana hidrometeorologi atau bencana yang dipicu kondisi cuaca dan iklim.
"Bencana hidrometeorologi dengan hujan yang masih dimungkinkan tinggi dan sporadis. Angin kencang dan bahkan puting beliung," ujar dia.
2. Daftar wilayah yang sudah memasuki musim kemarau

Wilayah yang sudah memasuki musim kemarau, menurut BMKG adalah Aceh, sebagian Sumatra Utara, Jawa Barat bagian utara, sebagian Cilacap, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagian Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kemudian Kalimantan Selatan bagian timur, Sulawesi Selatan bagian selatan dan timur, Sulawesi Utara bagian selatan dan timur, Maluku Utara bagian barat, Papua Barat bagian timur, dan Papua bagian tengah.
Diluar wilayah tersebut, dapat dikatakan sebagiannya sedang memasuki musim pancaroba.
3. Imbauan masyarakat untuk mengecek cuaca setiap hari

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan selama masa pergantian musim, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu mengupdate informasi cuaca setiap hari dan informasi iklim setiap 10 hari.
Detail informasi Prakiraan Berbasis Dampak BMKG tersebut dapat diakses melalui link: https://signature.bmkg.go.id.
BMKG juga membuka layanan informasi cuaca 24 jam, melalui:
- Call center 021-6546315/18
- Http://www.bmkg.go.id
- Follow @infobmkg.



















