Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar Negara Aliansi Pertahanan Maritim Arab Saudi di Laut Merah
potret blue hole Dahab, Laut Merah (commons.wikimedia.org/User: John)
  • Arab Saudi membentuk aliansi pertahanan maritim beranggotakan 14 negara untuk mengamankan Selat Bab al-Mandab, Laut Merah, dan Teluk Aden.
  • Koalisi defensif ini berfokus pada koordinasi intelijen, latihan bersama, dan penguatan pertahanan laut demi kebebasan navigasi, perdagangan, serta pasokan energi.
  • Pembentukan aliansi terjadi setelah Houthi membatasi kapal terkait Arab Saudi, sementara gangguan Bab al-Mandab berisiko menghambat rute minyak dan perdagangan menuju Terusan Suez.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Arab Saudi mengumumkan pembentukan aliansi pertahanan maritim multilateral pada Kamis (30/7/2026). Langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan di Selat Bab al-Mandab, Laut Merah, dan Teluk Aden di tengah meningkatnya ancaman terhadap pelayaran internasional.

Koalisi yang beranggotakan 14 negara ini bertujuan memperkuat kerja sama dalam menjaga kebebasan navigasi, melindungi jalur perdagangan, serta menjamin kelancaran pasokan energi dunia.

1. Kesepakatan 14 negara anggota aliansi

Wilayah Laut Merah yang dilihat dari citra satelit. (commons.wikimedia.org/NASA)

Pembentukan koalisi disepakati dalam pertemuan yang digelar Kementerian Pertahanan Arab Saudi di Riyadh. Pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi dari 43 negara dan Uni Eropa. Arab Saudi berperan sebagai pendiri sekaligus lokasi markas besar aliansi.

Anggota aliansi ini terdiri dari:

  1. Arab Saudi

  2. Bahrain

  3. Kuwait

  4. Qatar

  5. Yordania

  6. Mesir

  7. Turki

  8. Pakistan

  9. Bangladesh

  10. Nigeria

  11. Sudan

  12. Jibuti

  13. Somalia

  14. Yaman.

Aliansi ini bersifat defensif, sehingga tingkat keterlibatan dalam operasi disesuaikan dengan kebijakan setiap negara.

"Aliansi ini bertujuan meningkatkan keamanan maritim, melindungi kebebasan navigasi, serta mengamankan jalur perdagangan dan pasokan energi di Selat Bab al-Mandab, Laut Merah, dan Teluk Aden," tulis pernyataan Kementerian Pertahanan Arab Saudi, dilansir Al Jazeera.

Kegiatan koalisi akan berfokus pada koordinasi intelijen, latihan militer bersama, dan penguatan pertahanan laut dengan berpedoman pada hukum internasional serta Piagam PBB.

2. Latar belakang ketegangan regional

potret logo milisi Houthi Yaman (commons.wikimedia.org/hstoops)

Pembentukan aliansi terjadi setelah kelompok Houthi di Yaman mengumumkan pembatasan akses maritim terhadap kapal-kapal yang terhubung dengan Arab Saudi.

"Tidak ada penutupan Selat Bab al-Mandab. Pembatasan ini hanya menyasar kapal-kapal yang terkait dengan Arab Saudi," ujar juru bicara Houthi, Mohammed Abdul Salam, dikutip dari Al Mayadeen.

Ketegangan meningkat seiring adanya klaim serangan Houthi terhadap kapal tanker minyak dan ancaman pada fasilitas energi Arab Saudi. Kondisi ini memicu risiko keamanan bagi kapal dagang yang melintas di Laut Merah.

3. Peran strategis Selat Bab al-Mandab

Selat Bab al-Mandab (Earth Science and Remote Sensing Unit, NASA Johnson Space Center, Public domain, via Wikimedia Commons)

Selat Bab al-Mandab merupakan jalur laut strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Perairan ini menjadi rute utama pengiriman minyak dan barang dagangan menuju Terusan Suez.

"Perairan ini merupakan jalur utama bagi distribusi energi dan perdagangan internasional dari maupun menuju Terusan Suez," kata seorang analis maritim.

Gangguan pada jalur ini berisiko mengganggu pasokan energi dunia, terutama saat arus perdagangan dialihkan dari Selat Hormuz. Melalui aliansi baru ini, negara-negara anggota berharap kelancaran perdagangan dan pasokan energi global tetap terjaga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article