Jakarta, IDN Times - Perusahaan energi nasional Arab Saudi, Aramco, dikabarkan telah mengevakuasi seluruh pegawainya dari kantor pusat di Kota Dhahran pada Kamis (22/10/2026). Langkah ini dilakukan akibat peningkatan serangan Houthi ke Arab Saudi, terutama ke Dhahran, dalam beberapa hari terakhir.
Sejumlah sumber mengatakan, Aramco meminta semua pegawainya untuk bekerja jarak jauh dari rumah. Ini merupakan kali pertama Aramco mengevakuasi seluruh pegawainya sejak Arab Saudi berperang dengan Houthi pada Juli lalu. Kebijakan ini akan diterapkan sampai situasi dirasa sudah aman. Jika situasi sudah kembali normal dan serangan dari Houthi sudah mereda, semua pegawai akan diminta kembali untuk bekerja secara on site di kantor yang ada di Dhahran.
