Menteri Kesehatan AS Robert F. Kennedy Jr. (Democratizemedia, CC0, via Wikimedia Commons)
Gavi setuju untuk bertahap mengganti vaksin yang mengandung pengawet berbasis merkuri atau tiomersal dengan alternatif bebas merkuri. Transisi ini mencakup vaksin untuk penyakit meningitis A, pentavalen, pneumokokus, serta hepatitis B di negara-negara berkembang.
Selain masalah kandungan vaksin, Gavi menyetujui sejumlah reformasi operasional yang diminta oleh pemerintah AS. Aliansi ini akan menghentikan promosi vaksin COVID-19 untuk program imunisasi rutin serta memangkas jumlah staf di kantor pusat mereka di Jenewa.
Gavi sendiri merupakan aliansi kesehatan global yang dibentuk 25 tahun lalu. Organisasi ini bertugas membantu lebih dari 50 negara berpenghasilan rendah dalam menyediakan vaksin untuk 20 jenis penyakit.
Sejak didirikan, Gavi diperkirakan telah memberikan imunisasi kepada lebih dari 1,2 miliar anak di seluruh dunia. Upaya imunisasi tersebut diperkirakan berhasil menyelamatkan lebih dari 20,6 juta jiwa dari ancaman kematian akibat penyakit menular.