Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) dan 13 negara Amerika Latin anggota Shield of Americas mendesak transisi pemerintahan Kolombia secara damai. Pernyataan ini menyusul tingginya tensi usai Presiden Kolombia, Gustavo Petro tidak mengakui kemenangan Presiden terpilih Kolombia, Abelardo de la Espriella.
Sebelumnya, Petro mengaku sudah mendapatkan bukti yang cukup bahwa ada kecurangan dalam hasil pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua. Ia menuding ada intervensi perusahaan Israel dalam hasil suara diaspora di luar negeri.
