Jakarta, IDN Times – Amerika Serikat (AS) mendorong eks Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán sebagai kandidat Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang digadang-gadang menjadi kandidat bersama Rusia dan China. Berdasarkan laporan Euro News yang mengutip Wall Street Journal pada Senin (26/10/2026), wacana tersebut muncul ketika pencarian pengganti António Guterres masih menemui jalan buntu meski Dewan Keamanan (DK) PBB telah menggelar enam putaran jajak pendapat informal.
Hasil pemungutan suara pada 16 Oktober 2026 memperlihatkan persaingan yang belum menemukan titik temu. Dilansir i24 News, Rebeca Grynspan dari Kosta Rika memperoleh sembilan suara dukungan, tetapi menghadapi enam penolakan, termasuk dua dari negara pemegang hak veto, sedangkan Lana Nusseibeh dari Uni Emirat Arab (UEA) yang baru masuk bursa pekan lalu dijadwalkan memaparkan pencalonannya dalam sidang dengar publik.
