Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) memblokir kehadiran Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Mohammad Eslami, dalam Konferensi Umum Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di Wina, Austria, pada Senin (14/9/2026). Langkah tersebut diambil Washington dengan menolak permohonan dispensasi sanksi perjalanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bagi Eslami. Penolakan ini menuai kecaman dari Teheran yang menuding badan pengawas nuklir dunia tersebut telah dipolitisasi.
Pemerintah Austria akhirnya mencabut visa Eslami menjelang pembukaan agenda tahunan ke-70 tersebut. Akibatnya, delegasi Iran yang sudah bertolak menuju Wina terpaksa membatalkan kunjungan dan kembali ke negaranya. Insiden ini terjadi di tengah kebuntuan diplomasi nuklir antara Iran dan negara-negara Barat.
