Jakarta, IDN Times - Pejabat Amerika Serikat menyatakan Iran mulai menempatkan ranjau laut di Selat Hormuz, langkah yang dinilai berpotensi mengganggu jalur pelayaran global. Informasi tersebut dilaporkan berdasarkan data intelijen yang diperoleh pejabat AS.
Menurut seorang pejabat AS yang mendapat pengarahan intelijen, langkah tersebut dilakukan setelah militer Amerika menghancurkan kapal-kapal besar Iran yang sebelumnya digunakan untuk menebar ranjau di perairan tersebut.
Akibatnya, Iran kini disebut menggunakan kapal-kapal kecil untuk menjalankan operasi tersebut.
“Setelah pasukan AS menghancurkan kapal-kapal besar Iran yang mampu menebar ranjau dengan cepat, Iran mulai menggunakan kapal kecil untuk operasi tersebut,” kata seorang pejabat AS yang dikutip The New York Times, Jumat (13/3/2026).
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan perairan internasional dan menjadi salah satu rute utama perdagangan energi dunia.
