Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi menyetujui pinjaman untuk operator telekomunikasi Africell pada Jumat (11/9/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya diplomatik Washington guna membendung dominasi raksasa teknologi asal China, Huawei, di benua Afrika.
Penyaluran dana melalui bank ekspor ini bertujuan untuk memperluas rantai pasok teknologi AS beserta para sekutunya di berbagai pasar berkembang. Suntikan modal tersebut sekaligus mempertegas persaingan geopolitik kedua negara dalam memperebutkan kendali infrastruktur nirkabel secara global.
