Jakarta, IDN Times – Komisi Komunikasi Federal (FCC) Amerika Serikat (AS) melarang perangkat robotik canggih baru asal China, termasuk robot humanoid dan mesin berkaki empat, karena dinilai berisiko terhadap keamanan nasional. Dilansir The Guardian, teknologi tersebut dikhawatirkan dapat dimanfaatkan untuk pengumpulan data, pengawasan, penguatan intelijen asing, hingga pengendalian jarak jauh oleh pihak yang berniat jahat.
Di sisi lain, produsen China seperti Unitree, UBTech, dan AgiBot terus mempercepat pengembangan sekaligus pemasaran robot humanoid berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan industri dan konsumen. Produk mereka bergerak lebih cepat dibandingkan pesaing asal AS, seperti Tesla dan Boston Dynamics.
