bom MK-84 milik AS (STAFF SGT. LEE F. CORKRAN, Public domain, via Wikimedia Commons)
Paket penjualan ini memuat 40 ribu bom udara seberat 2.000 pon atau sekitar 907 kilogram. Pasokan tersebut terbagi atas 20 ribu bom serbaguna jenis MK-84 dan 20 ribu bom jenis BLU-117 yang dibekali lapisan termal khusus untuk keamanan penyimpanan di kapal perang.
AS juga menyertakan 20 ribu hulu ledak I-2000 Penetrator ke dalam paket tersebut. Amunisi khusus penghancur bunker ini dirancang menembus lapisan pelindung keras seperti beton tebal, tanah, maupun batuan sebelum meledak dengan jeda waktu.
Pembelian senjata ini didanai melalui skema Pembiayaan Militer Asing atau Foreign Military Financing. Melalui mekanisme tersebut, pemerintah AS menyalurkan pendapatan pajak kepada Israel untuk membeli perlengkapan militer dari pabrikan dalam negeri.
Berkas rencana transaksi ini sudah diserahkan ke Komite Hubungan Luar Negeri Senat dan Komite Urusan Luar Negeri DPR AS. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memiliki wewenang darurat untuk mengeksekusi penjualan ini tanpa memerlukan restu informal dari para legislator.