Dalam sidang ini, ada banyak negara yang akan memberikan pidatonya di atas podium PBB, termasuk Indonesia. Dalam pidato tersebut, masing-masing perwakilan negara akan membawa sejumlah isu penting yang kini sedang menjadi sorotan dunia. Lantas, ada berapa negara yang akan memberikan pidato di sidang umum PBB 2026 ini?
Berapa Jumlah Negara yang Akan Pidato di Sidang Umum PBB 2026?

- Sidang Majelis Umum PBB ke-81 berlangsung di New York pada 22–28 September 2026, dengan 193 negara dijadwalkan berpidato dalam sesi pagi dan siang.
- Amerika Serikat telah berpidato pada hari pertama setelah Brasil, sementara Indonesia dijadwalkan berbicara pada 26 September melalui Menteri Luar Negeri Sugiono.
- Mengusung tema persatuan, sidang membahas penguatan kolaborasi internasional serta isu iklim, hak dan inklusi, krisis kesehatan global, hingga senjata nuklir.
Jakarta, IDN Times - Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 resmi dimulai di New York, Amerika Serikat (AS), pada Selasa (22/9/2026). Sidang agung tersebut akan dihelat hingga Selasa (28/9/2026) pekan depan.
1. Ada 193 negara yang akan memberikan pidatonya di sidang umum PBB 2026

potret sidang Majelis Umum PBB (commons.wikimedia.org/Yuryi Abramochkin) Jadi, akan ada 193 negara yang perwakilannya akan menyampaikan pidato di podium PBB. Perwakilan negara yang berpidato nantinya bisa merupakan presiden, perdana menteri, pemimpin tertinggi, atau menteri-menteri yang ditugaskan untuk menghadiri sidang umum tersebut.
Dilansir Al Jazeera, pidato ini tidak akan dilaksanakan dalam satu hari penuh. Jadi, 193 negara tadi akan berpidato secara bergilir mulai 22 hingga 28 September mendatang. Pidato ini akan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang waktu AS.
2. AS sudah menyampaikan pidato pada hari pertama sidang umum PBB

potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (commons.wikimedia.org/Michael Vadon) Sebagai tuan rumah, AS sudah mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pidatonya pada hari pertama sidang umum PBB Selasa kemarin. AS mendapat giliran setelah Brasil pada sesi pagi. Ketika itu, Presiden Donald Trump yang berkesempatan untuk menyampaikan pidato di depan seluruh peserta sidang.
Indonesia sendiri akan menyampaikan pidatonya pada Sabtu (26/9/2026) mendatang. Penyampaian pidato akan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono. Ini karena Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk tidak hadir dalam sidang PBB di New York. Berikut daftar negara yang sudah menyampaikan pidatonya pada hari pertama sidang PBB Selasa kemarin.
Brasil
Amerika Serikat
Yordania
Turki
Kyrgyzstan
Qatar
Lithuania
Peru
Chile
Prancis
Finlandia
Luksemburg
Angola
Mongolia
Korea Selatan
Suriname
Sierra Leone
Bosnia dan Herzegovina
Dominika
Swiss
Vietnam
Seychelles
Nauru
Tanzania
Bhutan
Inggris
Jepang
Trinidad dan Tobago
Kroasia
3. Sidang PBB ke-81 mengusung tema persatuan

ilustrasi persatuan (pexels.com/Abhay Yadav) Sidang PBB ke-81 ini mengusung tema persatuan. Tema tersebut berbunyi “Restoring Trust, Managing Transformation: A United Nations that Delivers for All”. Lewat tema tersebut, PBB mengajak seluruh negara anggota untuk memperkuat kembali kolaborasi internasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Ada sejumlah isu yang akan dibahas dalam sidang PBB 2026 ini. Beberapa di antaranya, seperti isu perubahan iklim, isu hak, kesetaraan, dan inklusi, isu krisis kesehatan global, hingga isu senjata nuklir. Isu-isu tersebut akan dibahas secara bergilir mulai 22 hingga 28 September pekan depan.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















