Jakarta, IDN Times - Korea Selatan (Korsel) meningkatkan upaya pencarian terhadap sembilan warganya yang hilang akibat banjir bandang di Nepal. Pihaknya menyiapkan pengerahan dua helikopter dan mempertimbangkan penggunaan drone. Operasi pencarian pada Minggu (30/8/2026) masih bergantung pada izin pemerintah Nepal dan kondisi cuaca.
Korea Herald melaporkan, sembilan warga Korsel yang hilang terdiri atas 6 karyawan Doosan Energy Co. dan 3 karyawan Korea South-East Power Co. Mereka sedang bekerja di lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di distrik Rasuwa, wilayah Himalaya dekat perbatasan Nepal dengan China, ketika banjir melanda pada 26 Agustus 2026. Sementara itu, 10 pekerja Doosan lainnya yang sempat terisolasi di lokasi terpisah berhasil dievakuasi ke tempat aman.
Sehari sebelumnya, pemerintah Korsel mengerahkan satu helikopter sewaan untuk melakukan dua kali penerbangan pencarian di kawasan terdampak. Pencarian berlangsung sekitar 40-50 menit, dengan tim menghabiskan 20-30 menit untuk mengamati area dari udara. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan 9 warga Korea tersebut.
