Jakarta, IDN Times - Pengadilan di Provinsi Fujian, China, menjatuhkan vonis mati kepada tiga tokoh utama sindikat kejahatan keluarga Wei pada Selasa (13/10/2026). Ketiga terdakwa tersebut adalah pemimpin sindikat Wei Huairen, keponakannya Chen Dawei, serta rekan mereka Liao Jingfang. Mereka terbukti mengoperasikan jaringan pusat penipuan telekomunikasi lintas batas di wilayah Kokang, Myanmar, dan menyebabkan kematian empat warga negara China.
Putusan ini dibacakan oleh Pengadilan Rakyat Menengah Quanzhou dan Pengadilan Rakyat Kota Nan'an setelah persidangan berlangsung pada Mei lalu. Ketiganya merupakan bagian dari 61 anggota sindikat keluarga Wei yang didakwa sejak Oktober 2025 atas berbagai kejahatan berat. Operasi penipuan dan perjudian ilegal kelompok ini tercatat memutar dana kejahatan sekitar 1,8 miliar dolar AS (Rp32 triliun) sejak 2019.
