Manila, IDN Times - ASEAN memilih mengedepankan jalur dialog untuk merespons kebijakan tarif baru Amerika Serikat (AS), alih-alih mendorong penurunan status Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership/CSP) dengan Washington.
Menteri Luar Negeri Filipina Maria Theresa Lazaro mengatakan seluruh isu perdagangan, termasuk kebijakan tarif yang dikenakan AS terhadap sejumlah negara ASEAN, masih dapat diselesaikan melalui proses negosiasi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan ASEAN mengevaluasi hubungan dengan AS setelah Washington kembali memberlakukan tarif terhadap sejumlah negara di kawasan.
“Pandangan Filipina, dan saya kira juga negara-negara anggota ASEAN, adalah bahwa semua persoalan ini dapat dinegosiasikan. Jadi saya tidak melihat ini sebagai sesuatu yang langsung diputuskan atau diberlakukan begitu saja dalam satu hari,” kata Lazaro dalam ASEAN Media Forum (AMF) di Manila, Filipina, Rabu (29/7/2026).
