10 Judul Buku yang Masuk dalam Daftar Epstein Files, Bahas Apa?

- The Birth of Tragedy: Out of the Spirit of Music karya Friedrich Nietzsche membahas asal-usul seni tragedi Yunani melalui konsep Apollonian dan Dionysian.
- The Annotated Lolita: Revised and Updated karya Vladimir Nabokov memberi konteks sastra, bahasa, dan simbolisme dalam novel Lolita.
- The Formula: Unlocking the Secrets to Raising Highly Successful Children karya Ronald F. Ferguson dan Tatsha Robertson membahas pola pengasuhan anak.
Jakarta, IDN Times - Pembukaan arsip Epstein Files oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat tidak hanya menyingkap jaringan relasi dan aktivitas Jeffrey Epstein, tetapi juga detail-detail personal yang sebelumnya jarang dibahas. Salah satunya adalah daftar buku yang tercatat dalam dokumen resmi tersebut.
Dari jutaan halaman dokumen yang dirilis dalam Epstein Files, tentu tidak mungkin merangkum seluruh judul buku yang tercantum satu per satu. Karena itu, daftar ini hanya menampilkan 10 judul buku sebagai sampel, untuk memberi gambaran seperti apa jenis bacaan yang muncul dalam arsip tersebut dan konteks intelektual yang mengelilingi Jeffrey Epstein serta lingkarannya.
1. The Birth of Tragedy: Out of the Spirit of Music karya Friedrich Nietzsche

Buku filsafat klasik yang membahas asal-usul seni tragedi Yunani melalui dua konsep utama, Apollonian dan Dionysian. Nietzsche mengaitkan seni, budaya, dan musik sebagai fondasi cara manusia memahami penderitaan dan eksistensi.
2. The Annotated Lolita: Revised and Updated karya Vladimir Nabokov

Edisi anotasi dari novel Lolita yang dilengkapi catatan akademis untuk memberi konteks sastra, bahasa, dan simbolisme. Buku ini membantu pembaca memahami kompleksitas karya Nabokov tanpa melepaskan kontroversi temanya.
3. The Formula: Unlocking the Secrets to Raising Highly Successful Children karya Ronald F. Ferguson dan Tatsha Robertson

Buku ini membahas pola pengasuhan dan faktor lingkungan yang berperan dalam membentuk kesuksesan anak. Penulis menyoroti pentingnya ekspektasi, pendidikan, dan keterlibatan orang tua sejak usia dini.
4. Devil’s Bargain: Steve Bannon, Donald Trump, and the Nationalist Uprising karya Joshua Green

Buku jurnalisme politik yang mengulas peran Steve Bannon dalam kebangkitan Donald Trump dan gerakan nasionalis di Amerika Serikat. Isinya menyoroti dinamika kekuasaan, strategi politik, dan perubahan lanskap politik AS.
5. Fear: Trump in the White House karya Bob Woodward

Buku ini merupakan laporan investigatif tentang dinamika internal pemerintahan Donald Trump, berdasarkan wawancara mendalam dan catatan internal Gedung Putih. Woodward mengungkap konflik kekuasaan, pengambilan keputusan di balik layar, serta peran lingkaran dekat presiden dalam membentuk arah kebijakan.
6. Never Split the Difference: Negotiating As If Your Life Depended on It karya Chris Voss

Buku nonfiksi tentang teknik negosiasi berbasis pengalaman penulis sebagai mantan negosiator sandera FBI. Isinya membahas strategi komunikasi, psikologi lawan bicara, dan pengambilan keputusan dalam situasi berisiko tinggi.
7. The Laundromat: Inside the Panama Papers Investigation of Illicit Money Networks and the Global Elite karya Jake Bernstein

Buku ini mengupas investigasi besar Panama Papers yang membongkar jaringan keuangan ilegal dan penghindaran pajak global. Fokus utamanya pada bagaimana elite dunia memanfaatkan sistem keuangan internasional yang tertutup.
8. Rise and Kill First: The Secret History of Israel’s Targeted Assassinations karya Ronen Bergman

Karya jurnalisme investigatif yang mengulas sejarah operasi pembunuhan terarah oleh intelijen Israel. Buku ini membahas keputusan politik, dilema moral, dan dampaknya terhadap konflik di Timur Tengah.
9. The Dictator's Handbook: Why Bad Behavior is Almost Always Good Politics karya Bruce Bueno de Mesquita dan Alastair Smith

Buku ini membahas bagaimana kekuasaan dipertahankan melalui insentif, loyalitas elite, dan distribusi sumber daya, baik dalam rezim otoriter maupun sistem demokrasi. Penulis menyoroti bahwa perilaku buruk sering kali justru efektif secara politik karena menguntungkan kelompok kecil yang memegang kendali kekuasaan.
10. Secret Empires: How the American Political Class Hides Corruption and Enriches Family and Friends karya Peter Schweizer

Buku ini mengulas dugaan praktik korupsi dan konflik kepentingan di kalangan elite politik Amerika Serikat, dengan menyoroti bagaimana pejabat publik dan keluarga mereka memanfaatkan celah kekuasaan untuk memperkaya diri. Schweizer membedah jaringan bisnis, pengaruh politik, dan hubungan lintas negara yang kerap luput dari pengawasan publik.
Dalam konteks daftar buku yang muncul di Epstein Files, judul-judul ini menambah lapisan pemahaman tentang tema kekuasaan tertutup, elite, dan mekanisme perlindungan diri yang juga terlihat pada jaringan sosial Epstein. Seperti judul-judul lain dalam daftar, buku ini tidak menjadi bukti keterlibatan siapa pun, tetapi memberi gambaran tentang jenis wacana politik dan kekuasaan yang beredar di lingkungan elite tempat Epstein beroperasi.


















