Jakarta, IDN Times - Badan Antariksa Eropa (ESA) meluncurkan dua satelit pemantau Bumi, yakni FLEX dan Sentinel-3C, menggunakan roket Vega-C dari Pusat Antariksa Kourou di Guiana Prancis, pada Selasa (15/9/2026), pukul 01.21 GMT atau Senin (14/9/2026), pukul 22.21 waktu setempat. Misi antariksa ini ditujukan untuk meningkatkan pemantauan terhadap krisis iklim serta dampak nyata yang ditimbulkannya pada tumbuhan dan perairan laut dunia.
Melalui penerbangan berkode VV30, kedua wahana antariksa tersebut berhasil meluncur ke orbit sinkron matahari (sun-synchronous orbit). Pusat Operasi Antariksa Eropa di Jerman mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima sinyal perdana dari masing-masing satelit sebagai tanda bahwa pemisahan berlangsung aman.
