Jakarta, IDN Times - Perum BULOG terus memperkuat pengawasan terhadap penyiapan dan penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kabupaten Cirebon. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pengolahan komoditas, pemeriksaan, penyimpanan, hingga beras diterima oleh Penerima Bantuan Pangan (PBP).
BULOG Perketat Pengawasan Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Cirebon

- BULOG memperketat pengawasan penyaluran Bantuan Pangan Beras di Cirebon, mencakup pengolahan, pemeriksaan, penyimpanan, hingga distribusi kepada Penerima Bantuan Pangan.
- Menindaklanjuti masukan warga di Desa Ujung Semi dan Guwa, tim BULOG melakukan pengecekan lapangan pada 15 September 2026 serta berkoordinasi dengan pelaksana desa.
- BULOG mengganti 64 sak atau 640 kilogram beras, membuka posko pengaduan, dan mengedukasi pelaksana desa untuk memeriksa beras secara sampling sebelum dibagikan.
Sebagai BUMN yang memperoleh amanah pemerintah dalam mendukung program pangan nasional, BULOG berkomitmen menjaga kepercayaan pemerintah dan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kepentingan penerima manfaat. Setiap masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi dan penguatan pelayanan agar pelaksanaan Bantuan Pangan dapat terus berjalan dengan baik.
1. BULOG bergerak cepat cek penyaluran bantuan pangan

Perum BULOG terus memperkuat pengawasan terhadap penyiapan dan penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kabupaten Cirebon. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pengolahan komoditas, pemeriksaan, penyimpanan, hingga beras diterima oleh Penerima Bantuan Pangan (PBP). (Dok. BULOG) Komitmen tersebut ditunjukkan BULOG setelah menerima masukan masyarakat terkait penyaluran Bantuan Pangan di Desa Ujung Semi dan Desa Guwa, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon. BULOG melalui Kantor Cabang Cirebon bersama Kantor Wilayah Jawa Barat segera menurunkan tim ke lapangan pada 15 September 2026 untuk melakukan pengecekan, berkoordinasi dengan pelaksana di tingkat desa, serta mendengarkan langsung masukan dari PBP.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Barat Nurman Susilo mengatakan bahwa langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh mekanisme penyaluran berjalan sesuai prosedur. “Begitu menerima informasi, kami segera menurunkan tim ke kedua desa untuk melakukan pengecekan langsung dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Berdasarkan penelusuran awal, pada saat monitoring dan evaluasi sebelumnya belum terdapat laporan yang disampaikan kepada BULOG Kancab Cirebon maupun pelaksana di tingkat desa. Sebelum penyaluran, pemeriksaan terhadap kualitas dan kuantitas Bantuan Pangan juga telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Nurman.
2. BULOG siapkan posko pengaduan dan perkuat pengawasan

Perum BULOG terus memperkuat pengawasan terhadap penyiapan dan penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kabupaten Cirebon. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pengolahan komoditas, pemeriksaan, penyimpanan, hingga beras diterima oleh Penerima Bantuan Pangan (PBP). (Dok. BULOG) Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, BULOG pada hari yang sama juga melakukan penggantian sebanyak 64 sak atau 640 kilogram beras berdasarkan masukan yang diterima dari sejumlah PBP. Selain itu, BULOG telah menyiapkan posko pelayanan dan pengaduan di kedua desa sebagai kanal bagi masyarakat yang membutuhkan tindak lanjut.
“Kami ingin memastikan setiap PBP mendapatkan pelayanan terbaik. Karena itu, apabila terdapat masukan terkait Bantuan Pangan yang diterima, kami persilakan masyarakat menyampaikannya kepada petugas agar dapat segera kami tindak lanjuti,” ujar Nurman.
BULOG Kancab Cirebon bersama Kanwil Jawa Barat selanjutnya akan memperkuat monitoring mulai dari proses penyiapan komoditas di tingkat pengolahan hingga penyaluran kepada masyarakat. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mencakup proses pengolahan, pemeriksaan, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi, sehingga setiap tahapan dapat berjalan sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan.
3. BULOG perkuat pengawasan di titik penyaluran

Perum BULOG terus memperkuat langkah stabilisasi harga beras dengan menggelontorkan pasokan secara langsung ke pasar rakyat dan jaringan ritel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus menjaga harga di tingkat konsumen tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. (Dok. BULOG) Penguatan juga dilakukan pada titik penyaluran dengan kembali memberikan edukasi kepada tim pelaksana di tingkat desa. Pelaksana diarahkan untuk melakukan pemeriksaan secara sampling ketika beras tiba di titik bagi sebelum diserahkan kepada masyarakat. Apabila terdapat hal yang memerlukan perhatian lebih lanjut, pelaksana diminta segera berkoordinasi dengan BULOG. Mekanisme tersebut juga akan terus diperkuat melalui bimbingan teknis bersama pemerintah desa dan petugas penyaluran.
BULOG berkomitmen menjaga kualitas dan kuantitas Bantuan Pangan melalui pengawasan berlapis dari proses pengolahan hingga diterima masyarakat. Penguatan monitoring, peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaksana di lapangan, serta pelayanan yang responsif kepada PBP menjadi bagian dari upaya BULOG memastikan amanah pemerintah terlaksana dengan baik dan manfaat Bantuan Pangan diterima masyarakat sesuai ketentuan. (WEB)





















