Manila, IDN Times - Filipina akan menggandeng Indonesia untuk mengembangkan standar halal di tingkat ASEAN. Langkah ini diambil seiring pesatnya pertumbuhan industri halal global yang nilainya mencapai sekitar 2,6 triliun dolar AS.
Pemerintah Filipina menilai Indonesia merupakan mitra strategis karena telah memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan sertifikasi dan standar halal. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam membangun sistem yang lebih terintegrasi di kawasan.
Selain mendorong kerja sama bilateral melalui perjanjian saling pengakuan (Mutual Recognition Agreement/MRA), Filipina juga ingin memperluas kolaborasi tersebut menjadi standar regional ASEAN agar pasar halal di kawasan semakin terhubung.
