Jakarta, IDN Times - Vietnam dan empat negara anggota Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA), yaitu Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss, resmi meneken perjanjian perdagangan bebas di Hanoi, pada Minggu (18/10/2026). Langkah strategis ini ditempuh guna memperluas pasar dagang di tengah ketidakpastian rantai pasok global akibat lonjakan tarif Amerika Serikat.
Penandatanganan pakta ekonomi tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Vietnam, To Lam, beserta delegasi tingkat tinggi EFTA. Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak setuju memangkas hingga menghapus bea masuk beragam komoditas, mulai dari produk industri, perikanan, hingga pertanian.
