Jakarta, IDN Times - Milisi Hizbullah berjanji akan membalas peningkatan serangan Israel di Lebanon selatan. Ancaman ini disampaikan Hizbullah pada Sabtu (15/8/2026) siang waktu setempat. Dalam pernyataannya, Hizbullah mengatakan Israel tidak bisa terus menyerang Lebanon selatan karena sudah menyepakati gencatan senjata.
“Kami tidak bersikeras untuk melanjutkan jalan negosiasi langsung yang memalukan dan menawarkan hadiah cuma-cuma kepada musuh. Israel harus memahami dengan baik bahwa serangan dan pelanggarannya tidak dapat berlanjut dan akan ditanggapi dengan tindakan yang pantas,” bunyi pernyataan resmi Hizbullah, seperti dikutip Anadolu Agency.
