Dalam pernyataannya, Katz menjelaskan bahwa sebelum menghancurkan terowongan Hizbullah, IDF sudah lebih dahulu meminta izin ke Pemerintah Lebanon dan Amerika Serikat. Hal ini dilakukan karena Israel dan Lebanon kini sudah menyepakati gencatan senjata. Oleh karena itu, kedua negara diwajibkan untuk menghentikan serangan terhadap satu sama lain.
Israel Hancurkan Terowongan Rahasia Hizbullah di Lebanon Selatan

- Pasukan Pertahanan Israel menghancurkan terowongan rahasia Hizbullah di Desa Majdal Zoun, Lebanon Selatan, setelah mendapat izin dari Pemerintah Lebanon dan Amerika Serikat karena adanya gencatan senjata.
- Terowongan sedalam 25 meter dan sepanjang 200 meter itu digunakan Hizbullah untuk menyimpan ratusan senjata serta memiliki lubang peluncur yang menargetkan Israel dan warga sipilnya.
- Sebelum penghancuran, IDF sempat bentrok dengan pasukan Hizbullah dan Radwan, menewaskan masing-masing 10 orang, serta menemukan jaringan terowongan lain dekat Benteng Beaufort sebagai pusat komando Hizbullah.
1. Terowongan dipakai Hizbullah untuk menyimpan ratusan senjata

Katz menambahkan, terowongan Hizbullah tadi terletak di Desa Majdal Zoun, Lebanon selatan. Terowongan itu punya kedalaman 25 meter dan panjang 200 meter. Terowongan itu digunakan Hizbullah untuk menyimpan ratusan senjata yang digunakan untuk menyerang Israel.
“Terowongan yang membentang lebih dari 200 meter dan mencapai kedalaman lebih dari 25 meter itu berisi ratusan senjata serta beberapa lubang peluncur yang ditujukan untuk menargetkan Negara Israel dan warga sipilnya,” kata Katz dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataan bersama, seperti dilansir NZ Herald.
2. IDF sudah melakukan serangan ke terowongan Hizbullah

Terowongan Hizbullah ini sudah ditemukan oleh IDF sejak awal Juni lalu. Saat itu, IDF sempat terlibat bentrok dengan pasukan Hizbullah dan sayap militernya, pasukan Radwan, saat berupaya menguasai terowongan tersebut. Dilansir Jerusalem Post, dalam bentrokan itu, IDF berhasil membunuh 10 pasukan Hizbullah dan 10 pasukan Radwan.
Awalnya, IDF berencana melakukan serangan udara untuk menghancurkan terowongan Hizbullah. Namun, serangan udara rupanya tidak efektif untuk menghancurkan terowongan tersebut. Oleh karena itu, IDF memutuskan untuk menghancurkannya dari dalam. Dalam sebuah video di internet, terlihat IDF menghancurkan terowongan itu menggunakan bom.
3. IDF menemukan terowongan rahasia Hizbullah dekat Benteng Beaufort

Pada awal Juni lalu, IDF juga menemukan jaringan terowongan rahasia bawah tanah Hizbullah di dekat Benteng Beaufort, Lebanon selatan. Penemuan itu terjadi ketika IDF melakukan operasi khusus untuk membasmi situs-situs bawah tanah milik Hizbullah.
Juru Bicara IDF, Effie Defrin, menjelaskan, terowongan tersebut merupakan salah satu pusat komando Hizbullah. Jadi, Hizbullah menggunakan terowongan tersebut untuk mengontrol seluruh pasukannya di medan perang. “Terowongan bawah tanah tersebut berfungsi sebagai pusat komando dan kendali yang signifikan, tempat ratusan anggota Hizbullah ditempatkan," jelas Defrin.


















