Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan realisasi investasi Indonesia telah mencapai Rp1.001 triliun sepanjang semester pertama 2026. Angka tersebut setara hampir 49 persen dari target investasi nasional sebesar Rp2.000 triliun.
Capaian itu menjadi salah satu indikator positif yang disampaikan pemerintah dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026), menjelang tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Selain investasi yang terus meningkat, pemerintah juga menilai kondisi makroekonomi tetap solid. Pertumbuhan ekonomi tercatat stabil, inflasi berada dalam rentang sasaran, dan berbagai program strategis terus berjalan untuk menjaga momentum pertumbuhan.
"Pertumbuhan PDB tumbuh stabil sebesar 5,6 pada kuartal pertama dengan outlook antara 5,6 berdasarkan laporan sementara APBN. Kemudian inflasi terkendali dengan target proyeksi rata-rata di 2,5 plus minus 1," kata Airlangga.
