Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran mengklaim berhasil menjual minyak dengan total harga 18 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp322,5 triliun selama berperang dan gencatan senjata dengan AS. Klaim tersebut disampaikan oleh Kementerian Perminyakan Iran pada Sabtu (25/7/2026).
“Ini mencakup lebih dari 60 persen pendapatan minyak yang diproyeksikan dalam anggaran tahun ini di tengah krisis,” demikian bunyi pernyataan resmi Kementerian Perminyakan Iran, seperti dilansir The Strait Times pada Minggu (26/7/2026).
