Jakarta, IDN Times – Iran menolak usulan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengenai kerja sama internasional untuk membersihkan ranjau di Selat Hormuz pada Senin (29/6/026). Jalur pelayaran itu menjadi salah satu rute energi terpenting di dunia karena dilalui pengiriman minyak dan gas global.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menyampaikan bahwa pembersihan ranjau hanya dapat dilakukan oleh Iran sesuai nota kesepahaman Islamabad yang telah disepakati bersama Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Ia juga menyatakan negaranya tak memberikan izin kepada negara lain untuk terlibat dalam operasi tersebut.
“Menurut nota kesepahaman Islamabad, pembersihan ranjau dilakukan hanya oleh Iran dan tidak oleh negara lain, dan kami pada dasarnya tidak mengizinkan hal tersebut,” tulis Kazem Gharibabadi, dikutip Politico.
