Jakarta, IDN Times - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan perluasan zona larangan berlayar di luar Selat Hormuz hingga mencakup sebagian perairan Teluk Oman dan Laut Arab pada Rabu (9/9/2026). Langkah pembatasan maritim baru ini diberlakukan Teheran sebagai respons atas blokade dan serangan militer Amerika Serikat terhadap sejumlah kapal komersial milik Iran.
Kebijakan pengetatan rute laut tersebut diambil menyusul pernyataan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, pada Minggu (6/9/2026) lalu. Pemerintah Teheran memastikan bahwa rincian koordinat pasti dari wilayah perairan yang dilarang tersebut akan diumumkan kepada publik pada waktu yang tepat.
