Jakarta, IDN Times - Pemerintah Jepang mengirimkan diplomat senior ke Moskow untuk merundingkan pembebasan jurnalis surat kabar Hokkaido Shimbun, Yuki Imai, pada Rabu (21/10/2026). Langkah ini diambil Tokyo menyusul penahanan sang wartawan oleh otoritas keamanan Rusia atas tuduhan mata-mata.
Pemerintah Jepang membantah keras tuduhan spionase tersebut dan meminta Moskow segera memulangkan Yuki Imai ke negaranya. Perselisihan diplomatik ini kian membebani hubungan bilateral kedua negara yang sebelumnya merenggang akibat sengketa wilayah perbatasan dan sanksi ekonomi.
