Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kebakaran Pabrik Cat di Cheonan Korsel Tewaskan Tiga Pekerja
ilustrasi kebakaran (unsplash.com/Jay Heike)
  • Ledakan dan kebakaran di pabrik bahan baku cat Daewon Industrial, Cheonan, pada Jumat menewaskan tiga pekerja dari 21 orang di fasilitas tersebut; api padam setelah dua setengah jam.
  • Seorang WNI dan seorang petugas pemadam kebakaran terluka, sementara 17 pekerja berhasil menyelamatkan diri. Pemerintah Cheonan mengirim peringatan darurat serta mengerahkan kepolisian, pemadam, dan layanan medis.
  • Kementerian Ketenagakerjaan Korea Selatan menghentikan total operasional pabrik dan membentuk tim investigasi 15 anggota untuk memeriksa kepatuhan regulasi bahan kimia, standar keselamatan, serta asal kebakaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN TimesKebakaran hebat melanda sebuah pabrik bahan baku cat di Kota Cheonan, Provinsi Chungcheong Selatan, Korea Selatan, pada Jumat (28/8/2026). Insiden maut ini memicu pengerahan armada darurat berskala besar dari otoritas keselamatan setempat.

Adanya korban jiwa membuat pemerintah langsung menyetop seluruh operasional pabrik dan membentuk tim investigasi khusus.

1. Ledakan di dalam pabrik tewaskan tiga pekerja

Ledakan di pabrik Daewon Industrial, Distrik Dongnam, terjadi sekitar pukul 11.44 waktu setempat. Otoritas segera menetapkan status tanggap darurat Tingkat 1 guna mengerahkan seluruh armada pemadam kebakaran ke lokasi.

Dari total 21 orang yang berada di dalam fasilitas, 17 pekerja berhasil menyelamatkan diri dari kepulan asap. Nahas, tiga orang tewas, yakni seorang pekerja lansia perempuan yang tertimpa reruntuhan, serta dua Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Filipina yang ditemukan di area tangga darurat.

Selain itu, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu petugas pemadam kebakaran dilaporkan terluka. Kobaran api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah operasi penanganan berlangsung selama dua setengah jam.

"Kerahkan upaya maksimal untuk mengevakuasi pekerja secara cepat guna mencegah bertambahnya korban jiwa, serta pastikan keselamatan petugas di lapangan," instruksi Menteri Dalam Negeri dan Keselamatan Korea Selatan, Yoon Ho-jung, dilansir dari Seoul Economic Daily.

2. Peringatan darurat disebar ke ponsel warga

Pemerintah Kota Cheonan mengirimkan pesan peringatan darurat ke ponsel warga di sekitar lokasi pada pukul 12.12 waktu setempat. Langkah ini diambil untuk mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan meminta para pengendara mencari rute jalan alternatif.

Operasi tanggap darurat ini melibatkan sinergi antara Kepolisian Nasional, Badan Pemadam Kebakaran, dan pemerintah daerah. Pemda setempat juga menyiagakan fasilitas medis terpadu guna menangani para korban luka secara cepat dan intensif.

"Kami menyampaikan dukacita mendalam bagi seluruh keluarga pekerja yang menjadi korban jiwa dalam insiden tragis ini," ungkap Menteri Ketenagakerjaan Korea Selatan, Kim Young-hoon.

3. Operasional pabrik disetop demi penyelidikan

Kementerian Ketenagakerjaan secara resmi menginstruksikan penghentian total operasional di pabrik tersebut. Penutupan ini dilakukan untuk mensterilkan lokasi selama proses evaluasi standar keselamatan kerja berlangsung.

Sebuah tim investigasi khusus beranggotakan 15 orang langsung diterjunkan guna mengusut kepatuhan perusahaan terhadap regulasi penanganan bahan kimia. Tim forensik gabungan dari kepolisian dan pemadam kebakaran juga menyisir area untuk mengidentifikasi titik awal mula api.

Penyelidikan mendalam ini berfokus mengevaluasi prosedur keamanan industri guna memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dari pihak manajemen pabrik.

"Kami berupaya maksimal mengusut tuntas kecelakaan kerja ini agar tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang," tegas Kim Young-hoon.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article