Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Korea Selatan (Korsel) berencana mengganti seluruh alamat email diplomatnya, setelah kebocoran data besar yang terjadi akibat peretasan sistem pelatihan daring milik Akademi Diplomatik Nasional Korea (KNDA). Langkah ini diambil untuk mencegah penyalahgunaan data dalam serangan siber lanjutan, terutama phishing yang menargetkan pejabat diplomatik.
Menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, kementerian tengah menyusun jadwal dan mekanisme penggantian alamat email seluruh diplomat. Otoritas menilai langkah tersebut penting, guna menjaga keamanan, komunikasi resmi dengan mitra internasional dan meminimalkan risiko penyalahgunaan identitas, dilansir Korea Herald pada Kamis (23/7/2026).
