Jakarta, IDN Times - Bencana banjir bandang yang menerjang aliran Sungai Bhotekoshi dan Sungai Trishuli di Nepal merenggut sedikitnya 1.050 korban jiwa serta berdampak pada hampir 1,6 juta warga. Laporan situasi awal yang dirilis oleh Otoritas Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMA) Nepal mencatat ribuan orang masih dinyatakan hilang di puluhan distrik.
Luapan air sungai yang bergerak cepat menghanyutkan para korban serta material bangunan hingga ratusan kilometer ke arah hilir sejak akhir Agustus 2026. Pemerintah Nepal mengerahkan puluhan ribu personel keamanan bersama tim penyelamat internasional asal India, China, dan Korea Selatan untuk mengevakuasi belasan ribu warga terisolasi melalui jalur darat dan udara.
