Jakarta, IDN Times - Sebanyak 50 anggota parlemen Lithuania mendukung proposal Presiden Lithuania, Gitanas Nauseda untuk mencabut larangan penempatan senjata nuklir di negaranya. Rencana ini menyusul memburuknya situasi keamanan di kawasan Baltik.
Sebelumnya, Lithuania di bawah koalisi pemerintahan baru berupaya mempermanenkan tentara Amerika Serikat (AS) di negaranya. Rencana ini untuk meningkatkan keamanan negara Baltik itu dari ancaman Rusia.
Rencana ini mengikuti langkah Finlandia yang sudah terlebih dahulu mencabut larangan penempatan senjata nuklir. Langkah ini rentetan dampak dari invasi skala besar Rusia ke Ukraina.
