Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polandia Tolak Bantuan Lithuania untuk Damai dengan Ukraina

Polandia Tolak Bantuan Lithuania untuk Damai dengan Ukraina
bendera Polandia (unsplash.com/v_bogutski)
Intinya Sih
  • Polandia menolak tawaran Lithuania untuk menengahi ketegangan dengan Ukraina, menegaskan bahwa kedua negara mampu menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa pihak ketiga.
  • Ketegangan meningkat setelah Polandia mencabut penghargaan Order of the White Eagle dari Zelenskyy, dipicu oleh penamaan pasukan Ukraina dengan tokoh kontroversial dari masa Perang Dunia II.
  • Zelenskyy batal hadir di Konferensi Pemulihan Ukraina di Gdansk dan menegaskan bahwa keamanan Polandia serta Eropa sangat bergantung pada perjuangan yang dilakukan Ukraina.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Polandia mengatakan tidak membutuhkan bantuan Lithuania untuk membantu menyelesaikan masalah dengan Ukraina. Pernyataan ini setelah munculnya ketegangan dari Presiden Polandia, Karol Nawrocki dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. 

“Saya pikir kami tidak membutuhkan penengah soal ketegangan antara Polandia dan Ukraina. Tentu, situasi ini lebih sulit dibanding sebelumnya. Kedua negara memiliki kepentingan untuk menurunkan eskalasi,” tutur Juru Bicara Koalisi Polandia, Adam Szlapka, dikutip dari TVP World, Kamis (25/6/2026). 

Ketegangan antara Polandia dan Ukraina didorong oleh pencabutan penghargaan tertinggi, Order of the White Eagle, kepada Zelenskyy. Keputusan ini setelah Ukraina menamai pasukan khusus dengan tokoh Tentara Pemberontak Ukraina (UPA) pada Perang Dunia II. 

1. Lithuania tawarkan bantuan mediasi

ilustrasi bendera Lithuania
ilustrasi bendera Lithuania (Unsplash/Alessandro Ricossa)

Pernyataan ini disampaikan setelah Lithuania menawarkan bantuan untuk menengahi ketegangan antara Polandia dan Ukraina. Vilnius mengharapkan kedua pemimpin dapat berada dalam satu meja untuk berunding. 

Dilansir dari LRT, Juru Bicara Lithuania, Juozas Olekas mengungkapkan bahwa Lithuania sudah bekerja di balik layar. Upaya sudah dilakukan ketika mengadakan kunjungan ke Kiev dan Warsawa dalam memuluskan mediasi. 

2. Zelenskyy tolak berkunjung ke Gdansk dalam acara Konferensi Pemulihan Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine, CC0, via Wikimedia Commons)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine, CC0, via Wikimedia Commons)

Pada saat yang sama, Zelenskyy mengumumkan tidak akan hadir dalam acara Konferensi Pemulihan Ukraina di Gdansk pekan ini. Keputusan ini didasarkan pada perselisihan kedua negara yang kian memanas. 

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Ukraina, Yulia Svyrydenko menyampaikan bahwa dia akan memimpin delegasi Ukraina di Polandia. Delegasi Ukraina nanti juga akan diikuti oleh perwakilan bisnis, kepala perusahaan milik negara, dan pejabat pemerintahan. 

“Ukraina mengharapkan kerja sama konstruktif dan saling menguntungkan sesuai dengan kepentingan bersama antarnegara Eropa untuk keamanan, pembangunan ekonomi dan kesejahteraan jangka panjang,” katanya. 

3. Zelenskyy sebut keamanan Polandia bergantung pada Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President.gov.ua, CC BY 4.0 , via Wikimedia Commons)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President.gov.ua, CC BY 4.0 , via Wikimedia Commons)

Sehari sebelumnya, Zelenskyy memperingatkan Polandia bahwa Ukraina berperan besar pada keamanan negara mereka. Menurutnya, tidak ada keamanan di Polandia dan Eropa tanpa perjuangan di Ukraina. 

“Di balik masalah sejarah ini, kami mendiskusikan secara terbuka bahwa harus ada penghormatan untuk tentara dan masa depan. Tanpa Ukraina, tidak ada yang membela Polandia. Jika tidak ada Ukraina, maka tidak ada keamanan di Polandia,” tandasnya. 

Presiden keenam Ukraina itu menduga Nawrocki melakukan itu karena dilandasi motif politik. Ia mengingatkan agar perpecahan politik tidak boleh didorong hanya karena kebencian semata. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More