Jakarta, IDN Times – Pemerintah Jepang memublikasikan laporan survei demografi nasional mengenai pergeseran pandangan hidup generasi muda pada Jumat (11/9/2026). Laporan tersebut menyoroti peningkatan jumlah masyarakat lajang di usia produktif yang memilih untuk tidak memiliki anak.
Temuan ini memicu kekhawatiran terkait krisis demografi nasional yang diprediksi akan semakin memburuk. Otoritas setempat kini menghadapi tantangan berat untuk menjaga keberlanjutan populasi di tengah perubahan sosial yang bergulir sangat cepat.
